Kemenhaj Sumenep Pantau Kondisi Jemaah Umroh Terkait Ketegangan Timur Tengah
- 02 Mar 2026 11:09 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Sumenep hingga saat ini masih menunggu instruksi resmi dari pemerintah pusat terkait eskalasi ketegangan di Timur Tengah. Pihak otoritas terus memantau perkembangan situasi guna memastikan keselamatan warga Sumenep yang sedang menjalankan ibadah umrah.
Kepala Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Sumenep, Ahmad Halimy, menyatakan bahwa koordinasi intensif terus dilakukan bersama pihak terkait untuk memitigasi dampak konflik tersebut.
"Sampai sekarang kami masih menunggu informasi dari pusat terkait kebijakan teknis selanjutnya," ujarnya, Senin 2 Maret 2026.
Menurut Halimy, sebagian besar jemaah umrah asal Sumenep berangkat melalui biro perjalanan atau travel swasta yang beroperasi di wilayah tersebut. Namun Kementerian Haji dan Umroh Sumenep berencana melakukan langkah mitigasi khusus kepada seluruh pengelola travel umrah untuk mengantisipasi segala kemungkinan buruk.
Halimy menyadari bahwa kondisi geopolitik di kawasan tersebut saat ini sangat dinamis dan sulit untuk diprediksi secara akurat.
"Terkait dengan kondisi sekarang tidak bisa diprediksi karena itu kita masih menunggu," katanya.
Himbauan resmi telah disampaikan kepada seluruh agen travel agar tetap menjaga komunikasi lancar dengan jemaah di tanah suci. Para jemaah diharapkan tetap tenang dan tidak perlu panik dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah umrah mereka.
Jika terjadi kendala di lapangan, jemaah diminta segera melapor kepada Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) atau kantor urusan haji setempat.
Meski ada kebijakan penjadwalan ulang pada beberapa penerbangan transit, jemaah yang terbang langsung tetap diupayakan berjalan sesuai rencana. Pemerintah menjamin keselamatan warga negara menjadi prioritas utama di tengah ketidakpastian situasi keamanan di kawasan tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....