PCNU Sumenep Pertegas Komitmen Bentengi Paham Aswaja

  • 19 Feb 2026 11:25 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumeneo - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep menggelar agenda Silaturrahim dan Ta’aruf Pengurus Harian Tanfidziyah bersama lembaga serta Aswaja Center pada Rabu, 18 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam meneguhkan komitmen untuk membentengi paham Ahlussunnah wal Jamaah di tengah tantangan zaman.

“Kita terpanggil untuk selalu berkhidmat sebagai bentuk terima kasih kepada para muassis yang telah mengatur perilaku beragama kita sejak kecil,” ujar Ketua PCNU Sumenep, KH. Md Widadi Rahim.

Ia menekankan bahwa setiap pengurus harus memiliki landasan spiritual yang kuat dalam menjalankan roda organisasi.

PCNU Sumenep menegaskan bahwa jamiyah ini bukanlah organisasi profit, melainkan wadah pengabdian yang menuntut keikhlasan seluruh kadernya. Struktur kepengurusan baru kini disusun melalui standar penilaian ketat yang mencakup enam aspek utama profesionalitas.

“NU bukan lembaga profit, tetapi wadah pengabdian yang mengharuskan setiap pengurus siap melayani umat,” kata KH. Widadi tegas.

Komposisi pengurus saat ini didominasi oleh 80 persen kader usia produktif dengan latar belakang pendidikan sarjana hingga doktor.

Formasi intelektual muda tersebut dinilai sebagai langkah taktis agar NU mampu bertransformasi dan beradaptasi dengan perkembangan global yang cepat. PCNU juga memprioritaskan tiga fokus utama, yakni bidang ekonomi kesejahteraan, pendidikan pesantren, serta layanan kesehatan sosial.

Rencana strategis ini dirumuskan berdasarkan hasil serap aspirasi dari para nahdliyin yang tersebar di berbagai kecamatan wilayah Sumenep. “Ini ikhtiar besar agar NU Sumenep mampu bertransformasi dan beradaptasi dengan perkembangan yang semakin cepat,” kata KH. Widadi.

Organisasi ini juga telah menetapkan tujuh pilar khidmah sebagai panduan kerja bagi seluruh lembaga di bawah naungan PCNU Sumenep. Fokus tersebut meliputi penguatan kelembagaan, kualitas pendidikan, hingga pengembangan sektor pertanian dan pelayanan publik yang lebih terukur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....