Hari Lahan Basah Sedunia Tekankan Peran Pengetahuan Tradisional
- 01 Feb 2026 20:23 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Setiap tanggal 2 Februari diperingati sebagai Hari Lahan Basah Sedunia atau World Wetlands Day. Peringatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya ekosistem lahan basah. Lahan basah memiliki peran vital bagi lingkungan dan kehidupan manusia.
Melansir situs resmi World Wetlands Day, peringatan ini berkaitan dengan Konvensi Lahan Basah tahun 1971. Konvensi tersebut diadopsi sebagai perjanjian internasional pada 1971.
Perserikatan Bangsa-Bangsa menetapkan 2 Februari sebagai hari Hari Lahan Basah Sedunia. Penetapan ini dilakukan melalui resolusi Majelis Umum PBB pada 30 Agustus 2021. Langkah tersebut memperkuat komitmen global melindungi lahan basah.
Lahan basah merupakan ekosistem yang sangat dipengaruhi oleh keberadaan air. Ekosistem ini mencakup rawa, sungai, danau, mangrove, serta wilayah pesisir.
Lahan basah mendukung keanekaragaman hayati dan ketersediaan air tawar. Ekosistem ini juga berperan dalam mitigasi serta adaptasi perubahan iklim global.
Banyak masyarakat bergantung pada lahan basah untuk mata pencaharian.
Namun, lahan basah mengalami kerusakan lebih cepat dibandingkan ekosistem lainnya. Sejak 1700-an, hampir 90 persen lahan basah dunia telah terdegradasi.
Tema Hari Lahan Basah Sedunia 2026 "Wetlands and traditional knowledge: Celebrating cultural heritage." Tema ini menekankan peran pengetahuan tradisonal masyarakat dalam menjaga kelestarian lahan basah. Peringatan ini mengajak semua pihak untuk bersama-sama melindungi dan memulihkan ekosistem lahan basah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....