Petani Garam di Sumenep Mulai Persiapan Produksi
- 28 Apr 2026 10:42 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Petani garam rakyat di sejumlah Kecamatan centra penghasil garam Kabupaten Sumenep, Jawa Timur mulai mempersiapkan lahan produksi, menjelang musim kemarau tahun 2026. Sarana produksi seperti saluran irigasi, tanggul, dan alat pendukung di lahan-lahan garam mulai diperbaiki.
”Sejak pertengahan bulan April ini sudah mulai turun. Kami bersama petani lainnya di Pinggir Papar dan wilayah lainnya mulai persiapan seperti pengeringan lahan,” kata Abul hayat, Petani garam asal Desa Pinggi Papar, Kecamatan Kalianget, Sumenep, Abul Hayat, Selasa 28 April 2026.
Saat ini, intensitas hujan sudah mulai turun. Menurutnya, cuaca cukup panas meski terkadang masih dilanda hujan. ”Tapi, sebulan atau beberapa minggu sebelum musim kemarau, persiapan lahan dan sarana produksi sudah dipersiapkan,” tuturnya.
Pihaknya berharap, cuaca tahun ini normal, tidak dilanda kemarau basah seperti tahun lalu. Jika cuaca normal bulan depan mulai masuk masa panen. ”Harapannya cuaca di tahun ini kembali normal. Dan harga garam mahal,” harap Hayat yang juga Ketua Paguyuban Petani Garam Madura ini.
Sementara itu, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi (BMKG) Kalianget, Ari Widjayanto menyampaikan, saat ini, kondis cuaca diwilayah Sumenep dan sekitarnya memasuki musim pancaroba atau peralihan musim dari hujan ke kemarau. Di masa panca roba ini, cuaca kecenderungannya fluktuatif. ”Kadang cerah, kadang hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang,” ungkapnya.
BMKG memperkirakan awal Mei sudah memasuki musim kemarau. Tahun ini, kemarau diperkirakan relatif lebih panjang dibanding kemarau biasanya.
”Kondisi ini, tentu sangat mendukung terhadap aktivitas produksi garam yang bergantung pada cuaca. Tahun ini, cuaca diperkirakan lebih lama daripada biasanya,” kata Ari mengakhiri keterangannya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....