TNI AD Wujudkan Jembatan Beton untuk Warga Desa Mandala

  • 13 Jul 2026 17:33 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Harapan warga Dusun Karang, Desa Mandala, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, untuk memiliki jembatan yang layak akhirnya mulai terwujud. Setelah bertahun-tahun mengandalkan jembatan anyaman bambu yang rawan rusak dan membahayakan, kini pembangunan jembatan beton permanen resmi dimulai melalui program Karya Bakti Skala Besar (KBSB) Bakti TNI AD untuk wilayah Madura.

Pembangunan tersebut ditandai dengan peninjauan langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada, Senin, 13 Juli 2026. Dalam kunjungan itu, ia didampingi Kasdim 0827/Sumenep Mayor Cpl Suwandi, Danramil, Perwira Teknis Jembatan Letda Czi Junaefi, para Babinsa, serta tokoh masyarakat.

Saat ini, pekerjaan telah memasuki tahap penggalian pondasi sebagai dasar pembangunan jembatan beton yang akan menggantikan jembatan bambu yang selama ini digunakan warga.

Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada mengatakan, pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI AD untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang benar-benar dibutuhkan.

"Kami ingin memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana dan memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Jembatan ini akan membuka akses yang lebih aman, memperlancar mobilitas warga, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi, terutama para petani," kata Letkol Inf Citra Persada.

Menurutnya, kehadiran jembatan permanen tidak hanya meningkatkan keselamatan masyarakat saat melintas, tetapi juga memperkuat konektivitas antardesa yang selama ini terkendala kondisi infrastruktur.

"Kami berharap pembangunan ini dapat selesai sesuai target sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat. Infrastruktur yang baik akan mendorong aktivitas ekonomi warga dan mempermudah distribusi hasil pertanian," ujarnya.

Selama bertahun-tahun, warga Dusun Karang hanya mengandalkan jembatan anyaman bambu sebagai akses utama. Kondisinya sering membahayakan, terutama saat musim hujan karena licin dan mudah rusak. Situasi tersebut kerap menyulitkan petani saat mengangkut hasil panen menuju jalan utama.

Salah seorang warga, Mualaf, mengaku pembangunan jembatan beton menjadi kabar yang telah lama dinantikan masyarakat.

"Alhamdulillah, akhirnya yang kami tunggu terwujud. Dulu kalau hujan kami waswas setiap lewat karena jembatannya dari bambu. Sekarang masyarakat sangat bersyukur. Semoga cepat selesai supaya aktivitas dan membawa hasil panen jadi lebih mudah," ungkap Mualaf.

Program Karya Bakti Skala Besar TNI AD ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi kebutuhan infrastruktur masyarakat Desa Mandala. Selain meningkatkan keselamatan pengguna jalan, jembatan beton tersebut juga diharapkan memperlancar mobilitas warga dan mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Kecamatan Rubaru.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....