DPW KKBT Papua Barat Daya Dikukuhkan, Yance Ajak Perkuat Persaudaraan
- 01 Okt 2026 19:56 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Kerukunan Keluarga Besar Tanimbar (KKBT) Provinsi Papua Barat Daya periode 2026–2031 resmi dikukuhkan. Yance Rinto Siletty dipercaya memimpin organisasi tersebut sebagai Ketua DPW KKBT Papua Barat Daya.
Pengukuhan kepengurusan DPW KKBT Papua Barat Daya dilakukan langsung oleh Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, di Gedung Serba Guna (GSG) Batalyon 762 Sorong, Kamis 1 Oktober 2026.
Dalam sambutannya, Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus DPW KKBT Papua Barat Daya periode 2026–2031.
Elisa Kambu mengatakan, keberadaan masyarakat Tanimbar merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sosial, ekonomi, dan budaya di Papua Barat Daya.
Ia berharap KKBT tidak hanya menjadi wadah untuk mempererat hubungan kekeluargaan, tetapi juga mampu berkontribusi dalam membangun solidaritas sosial, melestarikan budaya, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Kerukunan keluarga besar di Papua Barat Daya tidak hanya menjadi wadah untuk mempererat kekeluargaan, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun solidaritas, kepedulian sosial, pelestarian budaya, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia,” kata Gubenur Papua Barat Daya Elisa Kambu.
Elisa juga mengajak seluruh keluarga besar Tanimbar untuk mendukung berbagai program pembangunan yang sedang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya.
Menurutnya, pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri, sehingga dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, pemuda, dan perempuan.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai budaya Tanimbar dan mewariskannya kepada generasi muda agar identitas budaya tetap terpelihara di tengah perkembangan zaman.
“Jadikan keberadaan masyarakat Tanimbar di Papua Barat Daya sebagai kekuatan untuk berkarya, melestarikan kebudayaan, dan memperkuat kesatuan masyarakat,” ungkapnya.
Kepada pengurus DPW KKBT Papua Barat Daya periode 2026–2031, Elisa berpesan agar amanah yang telah dipercayakan dapat dijalankan dengan baik dan penuh tanggung jawab.
Ia juga meminta pengurus membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, paguyuban lainnya, serta seluruh elemen masyarakat.
“Jangan mengedepankan kepentingan kelompok kita. Tetap jadikan kemanusiaan sebagai jembatan untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Elisa mengajak seluruh keluarga besar Tanimbar untuk terus memperkuat semangat persaudaraan di Papua Barat Daya.
“Mari kita jadikan perbedaan sebagai kekuatan, keberagaman sebagai kekayaan, dan persaudaraan sebagai kekuatan untuk membangun Papua Barat Daya yang aman, damai, maju, sejahtera, dan bermartabat,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPW KKBT Papua Barat Daya periode 2026–2031, Yance Rinto Siletty, mengajak seluruh keluarga besar Tanimbar yang berada di Papua Barat Daya untuk memperkuat persatuan, kebersamaan, dan kerja sama dalam menjalankan roda organisasi selama lima tahun ke depan.
Yance menggambarkan KKBT Papua Barat Daya sebagai sebuah kapal besar yang membawa sekitar 5.000 anggota. Menurutnya, perjalanan organisasi selama lima tahun ke depan akan menghadapi berbagai tantangan sehingga membutuhkan kerja sama seluruh pengurus dan anggota.
“Perjalanan panjang baru dimulai. Izinkan kami untuk menaiki kapal besar yang bernama KKBT. Di dalamnya terdapat sekitar 5.000 penumpang. Kita akan berlayar menuju tujuan yang kita harapkan. Oleh sebab itu, sangat dibutuhkan kerja sama agar perjalanan lima tahun ini dapat kita lalui dengan baik,” ujarnya.
Ia menegaskan, kekuatan organisasi tidak hanya terletak pada jumlah anggota, tetapi juga pada kemampuan membangun kebersamaan serta menjaga hubungan baik dengan seluruh pihak.
Yance juga menyampaikan apresiasi kepada unsur pemerintah dan aparat keamanan yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Ia berharap dukungan dari berbagai pihak dapat terus diberikan untuk menunjang program-program organisasi, terutama dalam memberikan pelayanan dan manfaat bagi masyarakat.
Yance menambahkan bahwa pentingnya menjaga persaudaraan dan memperbaiki hubungan yang mungkin sempat renggang.
“Alis terkuat bukanlah yang tidak pernah patah, melainkan yang selalu mampu disambungkan kembali,” ungkapnya.
Yance menambahkan kebersamaan merupakan bagian penting dalam perkembangan organisasi. Saling menjaga menjadi bentuk kemajuan, sementara kerja sama merupakan kunci untuk mencapai keberhasilan.
Ia berharap kepengurusan DPW KKBT Papua Barat Daya periode 2026–2031 dapat menjadi wadah yang mampu mempererat persaudaraan masyarakat Tanimbar sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Papua Barat Daya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....