Kabut Asap di Sorong, Penerbangan di Bandara DEO Masih Normal

  • 30 Sep 2026 13:33 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Meskipun kabut asap terpantau menyelimuti wilayah Kota Sorong dan sekitarnya akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Papua Barat Daya, aktivitas penerbangan di Bandara Domine Edward Osok (DEO) Sorong hingga kini masih berjalan normal.

Pihak otoritas bandara memastikan keberangkatan dan kedatangan pesawat belum mengalami gangguan, karena jarak pandang masih memenuhi standar keselamatan penerbangan.

“Memang masalah kabut asap akibat Karhutla ini sangat berpengaruh pada penerbangan, namun untuk Bandara DEO masih berjalan normal. Hanya saja ada beberapa penerbangan dari sorong ke bandara tujuan seperti di Papua maupun Papua Barat terganggu lantaran kabut asap disana,” kata General Manager AirNav Cabang Sorong, Nurwenda, Rabu, 30 September 2026.

GM AirNav Sorong

Nurwenda mengatakan meskipun saat ini kabut asap melanda kota sorong, AirNav Indonesia selalu menerapkan prosedur batas minimum lepas landas standar (standard takeoff minima) bagi setiap penerbangan dalam kondisi bandara yang terdampak kabut asap atau kejadian yang lain. Selain itu Bandara DEO juga sudah dilengkapi dengan Runway Visual Range (RVR) atau Jarak Pandang permukaan Landasan Pacu.

“Dampak kabut asap ini kalau di Sorong tidak terlalu. Kita DEO sini sudah ada Runway Visual Range (RVR). Yang terdampak itu seperti di Bandara Babo dan Fak fak karena kemarin ada penerbangan dari Sorong kesana itu harus balik lantaran jarak pandang di bandara- bandara tersebut tidak memenuhi standar minimum,” ujarnya.

Untuk mengetahui kondisi cuaca di Bandara DEO, AirNav Indonesia Cabang Sorong selalu mengacu pada ATIS (Automatic Terminal Information Service) yang merupakan informasi aeronautika dan cuaca secara terus-menerus di bandara dari BMKG untuk membantu kelancaran komunikasi penerbangan.

“Jadi data informasi cuaca ini akan diterima pilot untuk mengetahui kondisi cuaca saat itu dibandara tujuan ataupun rute penerbangan yang akan dilalui,” ucapnya.

Kepala Bandara Deo Sorong

Sementara itu, Kepala Bandara DEO Sorong, Soekarjo menyatakan untuk di Bandara DEO melayani sekitar 30 flight setiap harinya yang dibantu 8 maskapai penerbangan.

“Di Bandara DEO ada sekitar delapan operator penerbangan yang melayani arus penumpang dan barang,” ujarnya.

GM Garuda Indonesia Sorong, Nadia mengatakan sejauh ini penerbangan Garuda Indonesia dari dan menuju Sorong berjalan normal meski kota sorong dalam kondisi kabut asap.

GM Garuda Indonesia Cabang Sorong

“PT. Garuda Indonesia saat ini kami melayani dua penerbangan dari Jakarta – Sorong, dan sebaliknya Sorong – Jakarta. Alhamdulillah sampai saat ini jadwal penerbangan Garuda Indonesia di Bandara DEO normal,” kata Nadia.

Lanjut Nadia, pihaknya bersama Airnav Sorong dan BMKG Sorong selalu mengupdate kondisi cuaca setiap hari untuk mengetahui penerbangan terjadwal bisa dilakukan atau tidak.

“Setiap hari, 1 jam sebelum penerbangan kami selalu mengupdate data-data dari BMKG Soal cuaca, dan teman- teman dari Airnav juga membantu kami untuk diperbolehkan terbang atau tidak, dan sampai saat ini penerbangan Garuda Indonesia dari dan menuju Sorong normal,” ucapnya.

Untuk kelancaran penerbangan di Bandara DEO Sorong, BMKG Sorong selalu melaporkan kondisi cuaca per 30 menit. Dengan demikian kondisi kabut asap yang melanda Kota Sorong belum berdampak pada penerbangan, sebab jarak pandang (visibility) di Bandara DEO untuk takeoff dan landing masih diatas ambang minimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....