BMKG Deteksi 552 Titik Api di Wilayah Papua Barat Daya
- 30 Sep 2026 13:32 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sorong mendeteksi sebanyak 552 titik api yang tersebar di wilayah Provinsi Papua Barat Daya dalam sepekan terakhir. Ratusan titik panas (hotspot) tersebut terpantau melalui satelit dan didominasi berada di Kabupaten Sorong Selatan dan Raja Ampat.
Kepala BMKG DEO Sorong, Ahmad Bisri mengatakan, jumlah titik api terpantau terbanyak di Kabupaten Sorong Selatan dengan jumlah 275 hotspot, kemudian Raja Ampat sebanyak 186, Kota Sorong 6, Kabupaten Sorong 31, Kabupaten Tambrauw 20, dan Maybrat sebanyak 34 titik api.
“Dalam Bulan September 2026 terpantau sekitar 1.000 titik api, namun untuk 10 Hari terakhir ini dari pantauan satelit itu terdapat 552 titik api (hotspot), dan yang paling banyak terkonsentrasi di wilayah Sorong Selatan,” ujar Ahmad Bisri kepada RRI, Rabu, 30 September 2026.
Dengan demikian, lanjutnya, kondisi kabut asap di Kota Sorong dipengaruhi oleh angin yang bertiup dari arah barat daya.
"Kita bisa melihat kondisi pagi ini berkabut di Kota Sorong. Pada siang hari kabutnya terangkat, namun sore hingga malam hari kabut akan kembali muncul," ujarnya.
Untuk kualitas udara di Kota Sorong, Kepala BMKG Sorong, menyebutkan tergolong sedang masih berada di angka 15,6 hingga 55,4 mikrogram per meter kubik.
“Kualitas udara di Kota Sorong tergolong sedang. Kalau di daerah lain seperti Kabupaten Sorong Selatan, Fak fak, Kaimana, Teluk Bintuni, dan Teluk Wondama ini kualitas udaranya tidak sehat karena berada di angka 55,5 hingga 150,4 mikrogram per milimeter kubik,” kata Ahmad Bisri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....