Ekonomi PBD Tumbuh 2,82 Persen, Elisa Kambu Tetap Soroti Keterlambatan

  • 21 Sep 2026 15:54 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Perekonomian Papua Barat Daya tumbuh 2,82 persen secara tahunan atau year-on-year pada Triwulan II Tahun 2026. Namun, pertumbuhan tersebut melambat dibandingkan Triwulan I yang mencapai 4,16 persen.

Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu menyampaikan kondisi tersebut dalam penyampaian Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Papua Barat Daya Tahun Anggaran 2026 kepada DPRP PBD, Senin, 21 September 2026 di Rylich Panorama Hotel Kota Sorong.

Elisa mengatakan meski mengalami perlambatan secara tahunan, aktivitas ekonomi Papua Barat Daya masih menunjukkan pertumbuhan positif.

Secara triwulanan, perekonomian Papua Barat Daya tumbuh 0,03 persen dibandingkan Triwulan I Tahun 2026.

Pertumbuhan tersebut antara lain ditopang lapangan usaha konstruksi yang tumbuh 7,78 persen dan menjadi sumber pertumbuhan terbesar.

Sementara struktur perekonomian daerah masih didominasi industri pengolahan, konstruksi, serta perdagangan besar dan eceran, termasuk reparasi mobil dan sepeda motor.

Elisa juga menyebut perkembangan positif terjadi pada lapangan usaha penyediaan akomodasi dan makan minum serta jasa keuangan dan asuransi.

Di sisi lain, inflasi tahunan Papua Barat Daya yang pada Juli 2026 mencapai 4,29 persen menurun menjadi 3,50 persen pada Agustus 2026.

Menurut Elisa, kondisi tersebut tetap membutuhkan perhatian pemerintah daerah, terutama dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

Ia mengatakan kebijakan fiskal pada sisa Tahun Anggaran 2026 harus diarahkan untuk mempercepat pelaksanaan belanja produktif, tepat sasaran, memiliki kesiapan pelaksanaan, serta memberikan dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....