PMI Kabupaten Sorong Revitalisasi Data 1.638 Pendonor untuk Jaga Ketersediaan
- 20 Sep 2026 22:30 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - PMI Kabupaten Sorong melakukan revitalisasi data pendonor sukarela sebagai salah satu strategi menjaga ketersediaan stok darah dan mengantisipasi kekurangan darah pada waktu-waktu tertentu.
Wakil Ketua Bidang kesehatan dan kepala PMI, Kabupaten Sorong, dr. Augustinus Luther, mengatakan pihaknya telah melakukan pendataan dan verifikasi terhadap para pendonor sukarela yang sebelumnya pernah melakukan donor darah secara mandiri di PMI.
Menurutnya, terdapat sekitar 1.638 pendonor sukarela yang datanya telah diverifikasi dan dapat dihubungi kembali ketika persediaan darah mulai menurun. “Apabila stok berada pada titik merah, maka kami akan melakukan komunikasi dengan para pendonor untuk bersedia datang berdonor,” kata Augustinus dalam dialog RRI Sorong.
Ia menjelaskan, upaya tersebut cukup membantu memenuhi kebutuhan darah harian. Dari komunikasi yang dilakukan, rata-rata terdapat sekitar lima hingga 10 pendonor yang dapat datang setiap hari untuk mendonorkan darah.
Augustinus menyebutkan, kebutuhan darah di PMI Kabupaten Sorong masih cukup tinggi, yakni berkisar 400 hingga 600 kantong setiap bulan. Namun, jumlah tersebut belum selalu mampu memenuhi seluruh permintaan dari fasilitas kesehatan.
Salah satu golongan darah yang cukup cepat habis, adalah golongan darah O. Untuk September, hingga 16 September, PMI Kabupaten Sorong telah mengumpulkan sekitar 270 kantong darah, sementara sekitar 137 kantong di antaranya telah digunakan.
Selain mengandalkan pendonor yang telah terdata, PMI Kabupaten Sorong juga terus bekerja sama dengan berbagai lembaga untuk menggelar kegiatan donor darah. Salah satunya melalui kegiatan donor darah bersama Polda Papua Barat Daya yang menargetkan sekitar 70 kantong darah.
Augustinus berharap partisipasi masyarakat dalam kegiatan donor darah terus meningkat sehingga kebutuhan darah bagi pasien di wilayah Sorong dan sekitarnya dapat terpenuhi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....