30 OAP Dilatih Merawat Sepeda Motor Lewat Kolaborasi PNM dan BPVP Sorong

  • 12 Sep 2026 17:54 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Sebanyak 30 Orang Asli Papua (OAP) di wilayah Sorong mengikuti pelatihan perawatan sepeda motor melalui kolaborasi PT Permodalan Nasional Madani (PNM), PT Madani Mikro Institute dan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Sorong.

Pelatihan melalui program Madani Vokasi Academy tersebut berlangsung selama tiga hari dengan memberikan pengetahuan dan keterampilan dasar perawatan sepeda motor kepada peserta.

Kepala BPVP Sorong, Hardiansyah mengatakan, pelatihan tersebut menjadi langkah awal untuk meningkatkan kompetensi peserta di bidang mekanik otomotif.

“Selama tiga hari, kita maksimalkan agar peserta mengerti bagaimana cara melakukan perawatan sepeda motor secara umum,” kata Hardiansyah, saat diwawancarai Jumat 11 September 2026.

Ia menjelaskan, peserta mengikuti pembelajaran teori dan praktik sejak pagi hingga sore dengan pendampingan instruktur dari BPVP Sorong dan PNM.

Menurutnya, meskipun pelatihan berlangsung singkat, materi yang diberikan diharapkan menjadi dasar bagi peserta untuk terus mengembangkan keterampilan di bidang otomotif.

“Walaupun durasinya cukup pendek, kegiatan ini merupakan awal untuk meningkatkan kompetensi mereka agar menjadi lebih baik ke depan,” ujarnya.

Hardiansyah berharap keterampilan yang diperoleh tidak berhenti setelah pelatihan selesai. Peserta diharapkan terus mempraktikkan pengetahuan tersebut sehingga dapat berkembang dan memberikan manfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Keterampilan tersebut juga diharapkan dapat menjadi bekal bagi peserta untuk memasuki dunia kerja maupun merintis usaha di bidang otomotif.

Sementara itu, Kepala Area Bisnis Mekaar Area Papua, Een Nurjanah Kaitam mengatakan, program Madani Vokasi Academy merupakan bentuk kepedulian PNM kepada nasabah di wilayah Papua, khususnya Kota Sorong dan Kabupaten Sorong.

Menurutnya, program tersebut dirancang untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan anak-anak nasabah PNM, terutama lulusan SMA yang belum memiliki pekerjaan.

“Program ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan anak-anak nasabah PNM, khususnya mereka yang telah lulus SMA namun belum memiliki pekerjaan, agar mampu bersaing di dunia kerja maupun menciptakan peluang usaha secara mandiri,” katanya.

Een mengatakan, pelatihan mekanik otomotif dipilih karena keterampilan tersebut dapat digunakan untuk mencari pekerjaan maupun menjadi dasar membuka usaha secara mandiri.

Ia menyebutkan, PNM melalui Unit Mekaar Sorong Manoi telah menyalurkan pembiayaan sekitar Rp12 miliar kepada 4.933 nasabah.

Sementara Unit Mekaar Aimas Sorong telah menyalurkan pembiayaan sekitar Rp12 miliar kepada 4.170 nasabah.

Dengan demikian, total pembiayaan dari kedua unit tersebut mencapai Rp24 miliar kepada 9.103 nasabah di wilayah Sorong.

Een berharap peserta dapat memanfaatkan keterampilan yang diperoleh sebagai bekal untuk memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha di bidang otomotif.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....