40 Nakes Ditugaskan di Tambrauw, Fokus Perkuat Layanan 15 Puskesmas
- 11 Sep 2026 17:12 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Sebanyak 40 tenaga kesehatan melalui program penugasan khusus Kementerian Kesehatan RI ditempatkan di 15 puskesmas di Kabupaten Tambrauw, Papua Barat Daya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tambrauw, Bernadus NSO, S.KM., M.M., mengatakan 40 tenaga kesehatan tersebut ditempatkan sesuai kebutuhan masing-masing puskesmas.
“Puskesmas itu ada tenaga yang kurang spesifikasi apa, itu yang diusulkan,” kata Bernadus.
Ia menjelaskan, 40 tenaga kesehatan tersebut ditempatkan di Puskesmas Selemkai sebanyak tiga orang, Moraid satu orang, Sausapor satu orang, Kwoor dua orang, Syujak satu orang, Wilhem Romboust satu orang, Miyah Selatan empat orang, Senopi tiga orang, Mawabuan tiga orang, Kebar satu orang, Kebar Selatan enam orang, Mubrani empat orang, Mpur dua orang, Ambarbaken Barat lima orang, dan Abun tiga orang.
Tenaga kesehatan yang ditempatkan terdiri dari sejumlah bidang, di antaranya bidan, tenaga kesehatan lingkungan, analis, sarjana farmasi, apoteker, serta satu dokter umum.

Bernadus mengatakan, pada penugasan khusus periode kedua ini, dokter ditempatkan di Puskesmas Miyah Selatan bersama tenaga kesehatan lainnya untuk mendukung pelayanan di wilayah tersebut.
Menurutnya, para tenaga kesehatan mendapat kontrak penugasan selama dua tahun. Pemerintah Kabupaten Tambrauw juga menyiapkan fasilitas rumah dinas yang tersedia di sejumlah puskesmas.
“Rata-rata setiap puskesmas waktu pembangunan itu dilengkapi rumah. Ada dua, ada tiga. Puskesmas yang besar hampir sudah lengkap,” ujarnya.
Bernadus berharap para tenaga kesehatan dapat menjalankan tugas dengan baik dan memberikan pelayanan yang dekat dengan masyarakat.
Ia menekankan, kehadiran tenaga kesehatan melalui program penugasan khusus bukan sekadar memenuhi kebutuhan tenaga, tetapi harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di wilayah penempatan.
“Tenaga medis yang hadir bukan saja sekadar untuk sebagai penyambung hidup, tetapi utamanya adalah melayani masyarakat,” katanya.
Bernadus juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kesehatan melalui Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya atas penempatan tenaga kesehatan di Tambrauw yang masih membutuhkan tambahan sumber daya kesehatan.
Sementara itu, secara total sebanyak 117 tenaga medis dan tenaga kesehatan mendapat penugasan khusus dari Kementerian Kesehatan RI untuk ditempatkan di sejumlah kabupaten di Provinsi Papua Barat Daya untuk periode II.
Serah terima penugasan khusus ini diterima Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya melalui Dinas Kesehatan yang dilakukan secara daring, Kamis, 10 September 2026.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB Papua Barat Daya, dr. Jan Pieter Kambu, Sp.OG, Subspesialis FER, mengatakan 117 tenaga kesehatan tersebut diantaranya terdiri dari dokter dan tenaga penunjang, seperti analis dan apoteker.
Ia menjelaskan, dari jumlah tersebut Kabupaten Sorong mendapat 52 tenaga kesehatan, Kabupaten Tambrauw 41, Kabupaten Raja Ampat 18, sedangkan Kabupaten Sorong Selatan mendapat 7 tenaga kesehatan.
"Kehadiran tenaga kesehatan diharapkan dapat meningkatkan akses sekaligus kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, terutama pada layanan primer yang terintegrasi antara puskesmas, posyandu, pustu dan klinik,"harap Jan Pieter.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....