RSK Dharmais Dampingi Enam Rumah Sakit di PBD Kembangkan Layanan Kanker
- 08 Jun 2026 20:08 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Rumah Sakit (RS) Kanker Dharmais resmi melakukan pengampuan jejaring layanan kanker bagi enam rumah sakit di Provinsi Papua Barat Daya (PBD). Penguatan layanan tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berlangsung di Aston Hotel Kota Sorong, Senin 8 Juni 2026.
Enam rumah sakit yang menjadi bagian dari jejaring pengampuan tersebut yakni RSUD Raja Ampat, RSUD Scholoo Keyen Kabupaten Sorong Selatan, RSUD Sele Be Solu Kota Sorong, RSUD Kabupaten Sorong, RSU Kelas D Pratama Kabupaten Tambrauw, dan RSU Pratama Tipe D Kabupaten Maybrat.
Direktur Utama RS Kanker Dharmais, dr. Eniarti, mengatakan program pengampuan dilakukan sebagai upaya memperluas akses layanan kanker bagi masyarakat Papua Barat Daya. Menurutnya, langkah awal yang dilakukan adalah asesmen terhadap kesiapan rumah sakit, mulai dari sumber daya manusia, sarana hingga peralatan kesehatan.
“Kami hadir di tanah Papua ini, khususnya Papua Barat Daya, untuk bersama-sama melakukan asesmen dan melihat kebutuhan pemenuhan kompetensi SDM maupun sarana pelayanan kanker,” ujarnya.
Ia menjelaskan, upaya pencegahan melalui deteksi dini tetap menjadi fokus utama dalam pengendalian kanker. Saat ini, kanker payudara dan kanker serviks masih menjadi kasus terbanyak pada perempuan, sementara pada laki-laki didominasi kanker paru dan kolorektal. Adapun pada anak-anak, leukemia menjadi jenis kanker yang paling banyak ditemukan.
Menurut dr. Eniarti, penguatan layanan kanker di Papua Barat Daya diharapkan mampu meningkatkan kapasitas rumah sakit hingga mencapai strata Madya. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu lagi melakukan perjalanan jauh ke luar daerah untuk mendapatkan layanan kanker lanjutan.
“Kita berharap di Papua Barat Daya ini rumah sakitnya bisa berada pada strata Madya untuk pelayanan kanker, minimal untuk empat jenis kanker utama yaitu payudara, serviks, paru dan kolorektal,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Papua Barat Daya, dr. Jan Pieter Kambu, menyampaikan apresiasi atas dukungan RS Kanker Dharmais dan Kementerian Kesehatan dalam pengembangan layanan kanker di daerah tersebut.
Menurutnya, asesmen yang dilakukan akan menjadi dasar dalam memetakan kemampuan masing-masing rumah sakit sehingga kebutuhan pengembangan layanan dapat diketahui secara lebih tepat.
“Melalui asesmen ini akan terlihat kemampuan setiap rumah sakit dan apa saja yang perlu diperkuat. Dari situ akan dicari solusi untuk percepatan peningkatan layanan kanker di Papua Barat Daya,” ucapnya.
Ia berharap melalui program pengampuan tersebut, rumah sakit di Papua Barat Daya dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan sehingga masyarakat memperoleh akses layanan kanker yang lebih dekat, cepat, dan berkualitas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....