Pemprov Papua Barat Daya Perjuangkan MBG Menjangkau Wilayah Sulit Akses

  • 10 Sep 2026 09:41 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya memperjuangkan perluasan cakupan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar dapat menjangkau anak-anak di kampung yang memiliki keterbatasan akses dan infrastruktur.

Wakil Gubernur Papua Barat Daya Ahmad Nausrau mengatakan, wilayah yang sulit dijangkau harus menjadi perhatian karena justru memiliki kebutuhan yang lebih besar terhadap program pemerintah.

Pemprov Papua Barat Daya telah berkomunikasi dengan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) untuk membahas kemungkinan penyesuaian cakupan wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“Komitmen kami untuk 3T itu menjadi prioritas. Kami ingin anak-anak di kampung-kampung yang sebetulnya dalam kondisi lebih membutuhkan ini bisa mendapatkan MBG,” kata Ahmad Saat diwawancarai di Ruang kerjanya.

Menurut dia, Maybrat dan Tambrauw saat ini masuk dalam kategori 3T berdasarkan ketentuan pemerintah pusat. Namun, sejumlah wilayah di Kabupaten Sorong dan Sorong Selatan juga menghadapi persoalan geografis dan akses yang tidak mudah.

“Kita kan daerah-daerah yang susah terjangkau. Di Sorong Selatan, di Kabupaten Sorong sebagian juga susah. Jadi ini yang harus kita perjuangkan supaya bisa masuk dan terakomodasi,” ujarnya.

Usulan tersebut telah ditindaklanjuti melalui surat Gubernur Papua Barat Daya kepada pemerintah pusat setelah Pemprov PBD melakukan komunikasi dengan Direktur Daerah Tertinggal Kemendes PDT.

Ahmad berharap pemerintah pusat dapat mempertimbangkan kondisi riil di lapangan sehingga anak-anak di wilayah yang sulit dijangkau tetap memperoleh manfaat MBG.

“Yang penting jalan supaya anak-anak kita di kampung-kampung yang sebetulnya lebih membutuhkan ini bisa mendapatkan,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....