Pemprov PBD Undang Menteri Lingkungan Hidup Hadiri Papeda Summit di Sorong
- 24 Agt 2026 18:57 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya mengundang Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat untuk menghadiri Papeda Summit yang akan digelar di Papua Barat Daya pada bulan September 2026 mendatang.
Undangan tersebut disampaikan Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu saat bertemu Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Faisal Malik Hendropriyono di ruang kerjanya, Senin, 24 Agustus 2026.
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Elisa Kambu didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Papua Barat Daya sekaligus Ketua Panitia Papeda Summit, Julian Kelly Kambu, bersama panitia Papua Summit.
Julian mengatakan kehadiran Menteri maupun Wakil Menteri Lingkungan Hidup dalam Papeda Summit dinilai penting karena forum tersebut akan membahas arah pembangunan berkelanjutan di Tanah Papua.
“Kita berharap Papua Summit ini dapat memberi kehadiran beberapa menteri terkait, misalnya Menko Pangan, kemudian Menteri Bappenas, kemudian Kehutanan, Lingkungan Hidup, Investasi,” kata Julian.
Menurutnya, Papeda Summit dirancang sebagai forum yang mempertemukan pemerintah, pakar, NGO, mitra pembangunan, masyarakat adat dan berbagai pemangku kepentingan untuk membahas pembangunan dari aspek ekonomi, sosial dan lingkungan.
Berbagai pembahasan tersebut nantinya akan dirumuskan menjadi rekomendasi kebijakan untuk disampaikan kepada pemerintah pusat.
Julian menyebut sejumlah isu akan menjadi bagian pembahasan, mulai dari pengelolaan hutan lestari, masyarakat hukum adat, perubahan iklim hingga persoalan sosial.
Pemprov Papua Barat Daya juga merencanakan Deklarasi Sorong terkait pembangunan berkelanjutan sebagai salah satu hasil Papeda Summit.
Julian mengatakan deklarasi tersebut diharapkan menjadi pedoman bersama dalam menentukan arah pembangunan di Tanah Papua.
Menurutnya, tidak seluruh kawasan harus dimanfaatkan untuk pembangunan saat ini karena sebagian kawasan perlu dijaga untuk kepentingan generasi mendatang.
“Tidak semua kawasan harus kita gunakan hari ini, ada yang perlu kita rem, tapi juga ada yang perlu kita gas untuk mendukung keberlanjutan pembangunan generasi hari ini,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Faisal Malik Hendropriyono memberikan respons positif terhadap undangan tersebut.
Julian mengatakan Wamen menyatakan siap menghadiri Papeda Summit dan akan menyampaikan rencana tersebut kepada Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat.
“Beliau sudah secara langsung menyampaikan siap, nanti beliau melaporkan kepada Bapak Menteri,” katanya.
Saat pertemuan berlangsung, Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat sedang berada di Kalimantan untuk meninjau wilayah yang terdampak kebakaran.
Selain membahas Papeda Summit, Pemprov Papua Barat Daya juga menyerahkan sejumlah usulan kebijakan lingkungan secara tertulis kepada Wamen Lingkungan Hidup.
Usulan tersebut mencakup masyarakat hukum adat, perubahan iklim, Kampung Iklim, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, sarana dan prasarana pengelolaan sampah, dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pengelolaan sampah serta usulan Danau Ayamaru di Kabupaten Maybrat menjadi danau prioritas nasional.
Julian mengatakan seluruh usulan tersebut akan ditindaklanjuti bersama kementerian terkait.
Pertemuan Gubernur Papua Barat Daya bersama Wamen Lingkungan Hidup berlangsung hampir satu jam di ruang kerja Wamen.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....