Gubernur Elisa Kukuhkan Paskibraka PBD, Tekankan Keteladanan dan Nama Baik Daerah
- 16 Agt 2026 12:09 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong – Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu meminta anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat provinsi menjaga disiplin, integritas dan nama baik daerah karena mereka tidak hanya menjalankan tugas upacara, tetapi juga menjadi representasi generasi muda Papua Barat Daya.
Pesan tersebut disampaikan Elisa saat mengukuhkan Paskibraka Provinsi Papua Barat Daya di Hotel Rylich Panorama, Sorong, Sabtu 15 Agustus 2026. Para Paskibraka akan bertugas pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026.
Elisa mengatakan, ketika mengenakan seragam Paskibraka, para peserta membawa nama keluarga, sekolah, kabupaten/kota hingga Papua Barat Daya. Karena itu, sikap dan perilaku mereka harus mencerminkan tanggung jawab sebagai generasi muda yang dipercaya menjalankan tugas negara.
“Menjadi Paskibraka berarti menjadi teladan. Kalian harus menunjukkan kedisiplinan, integritas, tanggung jawab, kerja sama, sikap hormat, serta semangat persatuan dan cinta Tanah Air dalam setiap tindakan,” ujar Elisa.
Ia menilai proses pembinaan yang telah dijalani di Desa Bahagia menjadi bagian penting dalam membentuk karakter peserta. Selain latihan teknis, para Paskibraka mendapatkan pembekalan mengenai kepemimpinan, wawasan kebangsaan, nasionalisme, patriotisme, pendidikan karakter serta sejarah perjuangan bangsa.
Menurut Elisa, seluruh pembekalan tersebut harus menjadi bekal yang dibawa para peserta setelah menyelesaikan tugas pada 17 Agustus. Pengalaman sebagai Paskibraka diharapkan membentuk pribadi yang disiplin, bertanggung jawab dan mampu memberikan pengaruh positif di lingkungan masing-masing.
Elisa juga meminta para peserta tidak menjadikan perbedaan latar belakang sebagai penghalang. Sebaliknya, keberagaman harus menjadi kekuatan untuk membangun persatuan di Papua Barat Daya.
Ia menegaskan nilai Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI harus tetap menjadi pedoman dalam kehidupan para generasi muda.
Menjelang pelaksanaan upacara, Elisa meminta Paskibraka tidak merasa terbebani dengan tugas yang akan dijalankan. Ia meyakinkan seluruh peserta telah melalui proses latihan dan pembinaan sehingga siap menjalankan amanah tersebut.
“Jangan dibebani dengan perasaan takut atau apa-apa. Percaya bahwa kalian sudah sangat siap untuk melaksanakan tugas ini. Ini yang paling penting,” katanya.
Pengukuhan berlangsung dengan prosesi penghormatan terhadap Bendera Merah Putih. Para anggota Paskibraka mencium bendera sebagai bagian dari rangkaian pengukuhan sekaligus simbol kesiapan menjalankan tugas pada upacara kemerdekaan.
Elisa turut mengapresiasi pembina, pelatih, panitia, guru, orang tua dan seluruh pihak yang mendampingi para Paskibraka selama proses persiapan.
Ia berharap pengalaman tersebut tidak berakhir setelah upacara selesai, tetapi terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Jadilah generasi muda yang berprestasi, berkarakter, memiliki semangat belajar, disiplin dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” pesannya.
Pengukuhan turut dihadiri Wakil Gubernur Papua Barat Daya Ahmad Nausrau, Ketua DPRP Papua Barat Daya Ortis Fernando Sagrim, Kapolda Papua Barat Daya, Danrem 181/PVT, Pj Sekda Papua Barat Daya, Anggota BP3OKP Papua Barat Daya dan tamu undangan lainnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....