Latsar CPNS Pemprov PBD Masuk Tahap Akhir, Penutupan Dijadwalkan September
- 10 Agt 2026 18:12 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Pelaksanaan Pelatihan Dasar atau Latsar bagi 1027 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya memasuki tahapan akhir.
Kepala BKPSDM Papua Barat Daya, Efraim Kambu, SH, M.Si., mengatakan sebagian besar peserta telah menyelesaikan evaluasi dan ujian, sementara gelombang terakhir atau gelombang 7 masih menjalani tahapan ujian.
“Latsar ini hampir sudah selesai mengikuti evaluasi ujian. Tinggal gelombang terakhir, gelombang 7, mereka sementara ini lagi masuk dalam tahapan ujian,” kata Efraim saat diwawancarai di ruang kerjanya, Senin, 10 Agustus 2026.
Menurutnya, seluruh rangkaian Latsar ditargetkan rampung dan ditutup pada September 2026. Sebelum penutupan, peserta akan menjalani evaluasi akhir untuk menentukan peserta yang memenuhi syarat kelulusan dan berhak memperoleh sertifikat Latsar.
Efraim menjelaskan, evaluasi akan dilakukan bersama penyelenggara dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) Makassar dan penyelenggara di Provinsi Papua Barat Daya.
Penilaian tidak hanya berkaitan dengan hasil ujian, tetapi juga mencakup kedisiplinan dan keikutsertaan peserta selama mengikuti seluruh rangkaian pelatihan.
“Biasanya yang tidak lulus itu karena soal disiplin, kemudian tidak mengikuti pembelajaran sama sekali karena halangan-halangan lain, mungkin sakit ataupun seperti apa,” ujarnya.
Bagi peserta yang tidak dapat mengikuti seluruh kegiatan karena alasan tertentu, Efraim mengatakan statusnya tetap sebagai CPNS. Peserta tersebut dapat mengikuti pelaksanaan Latsar pada kesempatan atau tempat penyelenggaraan lain untuk memenuhi persyaratan memperoleh sertifikat.
“Kalau tidak ikut sama sekali pasti akan tertunda. Nanti ada penyelenggaraan di tempat yang lain, dia punya hak untuk bisa mengikuti di tempat yang berbeda,” jelasnya.
Selain evaluasi akademik dan kedisiplinan, BKPSDM Papua Barat Daya juga menyiapkan pembinaan fisik dan mental bagi peserta Latsar melalui kerja sama dengan Brimob.
Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung selama dua hingga tiga hari. Pembinaan diarahkan untuk meningkatkan kedisiplinan peserta, termasuk pemahaman mengenai Peraturan Baris-Berbaris atau PBB.
“Dengan maksud supaya dari sisi penggemblengannya tidak terlalu asal-asalan. Mereka harus bisa disiplin mengikuti kegiatan itu sampai selesai, terutama baris-berbarisnya,” kata Efraim.
Ia berharap seluruh rangkaian Latsar dapat diselesaikan sesuai jadwal sehingga peserta yang memenuhi seluruh persyaratan dapat memperoleh sertifikat sebagai salah satu syarat untuk diangkat dari CPNS menjadi PNS.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....