Banyak Ormas Tidak Aktif, Kesbangpol  Verifikasi Ulang dan Pengawasan Digital

  • 19 Jun 2026 13:10 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Papua Barat Daya berencana melakukan verifikasi ulang terhadap organisasi kemasyarakatan (ormas) yang terdaftar di wilayah tersebut setelah menemukan sejumlah organisasi yang sudah tidak aktif.

Plt Kepala Kesbangpol Papua Barat Daya, George Jpsenang, mengatakan hasil evaluasi sementara menunjukkan terdapat beberapa ormas yang tidak lagi menjalankan kegiatan organisasi, bahkan ada yang dinilai tidak berjalan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

“Dari hasil evaluasi kami, ada beberapa ormas yang sudah tidak aktif dan ada juga yang kegiatannya tidak lagi sesuai dengan AD/ART organisasi. Karena itu kami melakukan verifikasi ulang,” katanya.

Menurutnya, pengawasan terhadap ormas masih menghadapi berbagai kendala, terutama keterbatasan sumber daya manusia dan luasnya wilayah Papua Barat Daya yang mencakup enam kabupaten dan kota.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Kesbangpol tengah menyiapkan sistem pengawasan berbasis aplikasi yang akan digunakan untuk memantau aktivitas organisasi kemasyarakatan secara lebih efektif.

“Kami memiliki keterbatasan dalam melakukan pengawasan terhadap ratusan ormas yang tersebar di enam kabupaten dan kota. Karena itu kami berencana menggunakan aplikasi untuk mempermudah proses pengawasan dan evaluasi,” ujarnya.

Sistem digital tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah memperoleh data terkini mengenai aktivitas organisasi kemasyarakatan sekaligus mempercepat proses pelaporan dan pembinaan.

George menegaskan, bahwa verifikasi ulang dilakukan bukan untuk membatasi aktivitas organisasi, melainkan memastikan seluruh ormas yang terdaftar tetap aktif, memiliki legalitas yang jelas, dan menjalankan kegiatan sesuai aturan yang berlaku.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....