RJK Fokus Perkuat Kawasan Transmigrasi PBD lewat Program Pertanian 2025 dan 2026

  • 11 Jun 2026 14:58 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Anggota DPR RI Dapil Papua Barat Daya dari Fraksi Partai Golkar, Robert Joppy Kardinal (RJK), memperjuangkan berbagai program bantuan pertanian bagi masyarakat Papua Barat Daya melalui aspirasinya pada Tahun Anggaran 2025 dan 2026. Program tersebut difokuskan untuk mendukung kelompok tani, khususnya di kawasan transmigrasi dan sentra-sentra produksi pangan di daerah.

Robert Joppy Kardinal mengatakan sektor pertanian masih menjadi salah satu penopang utama perekonomian masyarakat di Papua Barat Daya. Karena itu, dukungan berupa sarana produksi, alat dan mesin pertanian, hingga pengembangan infrastruktur pertanian terus diperjuangkan agar petani dapat meningkatkan hasil usaha mereka.

“Sebagian besar bantuan ini memang menyasar kelompok-kelompok tani yang berada di kawasan transmigrasi dan sentra pertanian. Mereka selama ini menjadi salah satu penopang produksi pangan di Papua Barat Daya sehingga perlu terus diperkuat,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis 11 Juni 2026.

Selain bantuan fisik, RJK menegaskan ia juga terus memperjuangkan ketersediaan pupuk dan benih bagi petani. Menurutnya, keberadaan sarana produksi tersebut menjadi kebutuhan mendasar untuk menjaga produktivitas pertanian dan mendukung ketahanan pangan daerah.

Berikut sebaran bantuan aspirasi pertanian yang diperjuangkan Robert Joppy Kardinal:

Tahun Anggaran 2025

(Kota Sorong)

Handtraktor 5 unit

Handsprayer 30 unit

Ayam petelur untuk 3 kelompok

Pekarangan bergizi untuk 15 kelompok

(Kabupaten Sorong)

Handtraktor 3 unit

Traktor roda empat 2 unit

Pompa air 50 unit

Handsprayer 75 unit

Rice transplanter 2 unit

Ayam petelur untuk 4 kelompok

Pekarangan bergizi untuk 78 kelompok

(Kabupaten Sorong Selatan)

Handtraktor 5 unit

Traktor roda empat 1 unit

Rice transplanter 2 unit

Handsprayer 25 unit

Pompa air 5 unit

Ayam petelur untuk 2 kelompok

Bantuan jagung hibrida

Bantuan sagu

(Kabupaten Raja Ampat)

Pompa air 22 unit

Handtraktor 5 unit

Handsprayer 35 unit

Kelapa dalam hibrida

(Kabupaten Maybrat)

Traktor roda empat 1 unit

Handtraktor 3 unit

Pompa air 9 unit

Handsprayer 45 unit

Rice transplanter 4 unit

Tahun Anggaran 2026

(Kota Sorong)

Pompa air 11 unit

Handsprayer 34 unit

Ayam petelur untuk 4 kelompok

Power thresher untuk 4 kelompok

(Kabupaten Sorong)

Handtraktor 8 unit

Traktor roda empat 6 unit

Pompa air 20 unit

Handsprayer 60 unit

Rice transplanter 8 unit

Ayam petelur untuk 4 kelompok

Pekarangan bergizi untuk 5 kelompok

Jagung hibrida

Padi sawah

Irigasi jalan usaha tani untuk 7 kelompok

Irigasi perpompaan untuk 10 kelompok

Irigasi perpipaan untuk 5 kelompok

Power thresher untuk 5 kelompok

(Kabupaten Sorong Selatan)

Handtraktor 4 unit

Traktor roda empat 4 unit

Rice transplanter 3 unit

Handsprayer 23 unit

Pompa air 7 unit

Ayam petelur untuk 2 kelompok

Jagung hibrida

Padi sawah

Irigasi perpipaan untuk 5 kelompok

Irigasi perpompaan untuk 5 kelompok

Power thresher untuk 2 kelompok

(Kabupaten Raja Ampat)

Pompa air 7 unit

Handtraktor 4 unit

Traktor roda empat 4 unit

Handsprayer 23 unit

Padi sawah

Ayam petelur untuk 2 kelompok

Power thresher untuk 3 kelompok

(Kabupaten Tambrauw)

Handtraktor 2 unit

Pompa air 5 unit

Handsprayer 10 unit

Rice transplanter 1 unit

Ayam petelur untuk 1 kelompok

Power thresher untuk 2 kelompok

Robert Kardinal menegaskan bantuan tersebut merupakan bentuk komitmennya dalam memperjuangkan kebutuhan petani Papua Barat Daya di tingkat pusat, terutama bagi kelompok tani yang selama ini menjadi penggerak produksi pangan di kawasan transmigrasi.

“Wilayah transmigrasi memiliki peran penting dalam sektor pertanian. Karena itu kami terus memperjuangkan program-program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan kelompok tani agar produksi pangan di Papua Barat Daya terus meningkat,” katanya.

Ia berharap seluruh bantuan yang telah dialokasikan dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan, dan mendorong kesejahteraan masyarakat di Papua Barat Daya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....