Rumah Bersama IDI Diresmikan, Jadi Pusat Konsolidasi Dokter Papua Barat Daya

  • 01 Jun 2026 16:56 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Rumah Bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Papua Barat Daya diresmikan oleh Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, Senin, 1 Juni 2026. Kehadiran fasilitas yang berada di Kabupaten Sorong tersebut, diharapkan menjadi pusat konsolidasi para dokter dalam memperkuat layanan kesehatan serta memberikan masukan strategis bagi pembangunan sektor kesehatan di Papua Barat Daya.

Dalam sambutannya, Gubernur Elisa Kambu menyampaikan ucapan selamat kepada IDI Cabang Sorong atas peresmian Rumah Bersama tersebut. Menurutnya, keberadaan gedung itu tidak hanya menjadi sekretariat organisasi, tetapi juga wadah bagi para dokter untuk berdiskusi dan merumuskan solusi atas berbagai persoalan kesehatan yang dihadapi daerah.

“Kita semua berharap bahwa dengan hadirnya Rumah Bersama IDI ini menjadi tempat di mana berkumpulnya para dokter di Papua Barat Daya, tempat mereka bisa berdiskusi, tempat mereka bisa mendiskusikan isu-isu kesehatan di Papua Barat Daya. Sekaligus untuk bisa menghasilkan rekomendasi, juga rencana tindak lanjut yang bisa dapat dilaksanakan, yang bisa dapat dijadikan rujukan untuk pengambilan kebijakan,” ujar Elisa.

Ia mengatakan hasil diskusi dan kajian yang dilakukan para dokter nantinya dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan kesehatan yang lebih tepat sasaran. Selain itu, rumah bersama tersebut diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara tenaga medis dan pemerintah dalam menangani berbagai persoalan kesehatan masyarakat.

Gubernur juga menyoroti masih belum meratanya distribusi tenaga dokter, terutama dokter spesialis, di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan di Tanah Papua. Karena itu, ia berharap Rumah Bersama IDI dapat menjadi ruang konsolidasi bagi para dokter untuk saling bertukar pengalaman dan mencari solusi bersama.

“Kita sama-sama ketahui bahwa sebaran tenaga dokter itu dari spesialisnya tidak merata. Jadi ada hal-hal yang mereka akan datang dan diskusikan, setelah itu mereka bisa berbagi pengalaman dan mungkin ada rencana tindak lanjut yang mereka bisa selesaikan,” katanya.

Sementara itu, Ketua IDI Cabang Sorong, dr. Feliks Duwit, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya. Ia menilai dukungan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah melihat IDI sebagai mitra strategis dalam pembangunan sektor kesehatan di Papua Barat Daya.

Feliks mengatakan kehadiran Rumah Bersama IDI membawa tantangan baru bagi organisasi. Dari sisi internal, fasilitas tersebut harus dimanfaatkan untuk memperkuat organisasi, meningkatkan kompetensi anggota, serta menjaga profesionalisme dan etika profesi dokter.

Di sisi lain, IDI juga dituntut untuk semakin aktif memberikan masukan berbasis data dan kajian ilmiah terhadap berbagai persoalan kesehatan yang terjadi di Papua Barat Daya. Menurutnya, kebijakan pembangunan kesehatan yang baik harus didukung data yang akurat dan implementasi yang terukur.

“Kita harus bisa manfaatkan fasilitas ini untuk menghadirkan konsep-konsep yang berkaitan dengan permasalahan riil hari ini, masalah kesehatan di Provinsi Papua Barat Daya, dan kita menawarkan kebijakan-kebijakan. Kebijakan itu harus berdasarkan database dan kajian yang valid. Tugas kita juga mengawal implementasi kebijakan tersebut,” kata Feliks.

Peresmian Rumah Bersama IDI ditandai dengan penandatanganan prasasti dan doa syukur bersama. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan menjadi pusat koordinasi, pengembangan profesi, sekaligus ruang lahirnya gagasan-gagasan yang mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat Papua Barat Daya.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....