Gubernur Elisa Kambu: Kerukunan di Papua Barat Daya Wujud Nyata Pancasila

  • 01 Jun 2026 10:58 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Memaknai Hari Lahirnya Pancasila, Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, menilai kehidupan masyarakat di Papua Barat Daya telah mencerminkan nilai-nilai Pancasila, terutama dalam hal toleransi, kerukunan, dan persatuan di tengah keberagaman. Elisa Kambu menjelaskan, bahwa Papua Barat Daya merupakan daerah yang dihuni oleh berbagai suku, agama, dan latar belakang budaya yang hidup berdampingan secara harmonis.

Kondisi tersebut menjadi bukti bahwa nilai-nilai Pancasila tidak hanya dipahami, tetapi juga dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. "Kalau kita lihat Papua Barat Daya ini, sebenarnya yang kurang apa? Kita selalu hidup bersama-sama. Kerukunan di sini luar biasa, anak-anak muda juga luar biasa, toleransinya luar biasa. Semua suku bangsa ada di sini," ujar Elisa Kambu, Senin 1 Juni 2026.

Dirinya menilai masyarakat di berbagai belahan dunia dapat belajar dari kehidupan toleransi yang telah terbangun di Papua Barat Daya. Menurutnya, keberagaman yang ada justru menjadi kekuatan untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Elisa menegaskan bahwa berbagai dinamika yang muncul dalam kehidupan bermasyarakat merupakan hal yang wajar. Namun, ia mengingatkan agar setiap perbedaan pandangan tidak berkembang menjadi tindakan yang dapat memecah belah persatuan bangsa. "Sepanjang dinamika itu tidak mengganggu dan tidak memecah belah persatuan dan kesatuan kita sebagai bangsa, itu tidak menjadi masalah," ujarnya.

Mantan Bupati Asmat, ini mencontohkan kuatnya nilai toleransi yang hidup di tengah masyarakat Papua Barat Daya. Menurutnya, warga saling menghormati dan mendukung ketika umat beragama merayakan hari besar keagamaan masing-masing.

"Kita saling menghormati. Kalau ada hari raya, teman-teman Muslim kita datang, yang Kristen juga saling mendukung. Kehidupan sehari-hari di pasar dan di lingkungan masyarakat berjalan dengan aman dan damai," katanya.

Dalam momentum Hari Lahir Pancasila, Elisa juga memberikan pesan khusus kepada generasi muda agar terus menjaga dan meneruskan nilai-nilai kebangsaan yang telah diwariskan oleh para pendahulu. "Kita punya kewajiban meneruskan nilai-nilai baik ini kepada anak-anak kita. Mulai dari rumah, sekolah, hingga tempat ibadah. Kalau pendidikan karakter dilakukan dengan baik, saya pikir tidak ada masalah," ujarnya.

Elisa Kambu berharap kondisi kerukunan dan toleransi yang selama ini terjaga di Papua Barat Daya dapat terus dipertahankan dan menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang. "Pancasila di Papua Barat Daya hidup dan berjalan dengan baik. Ini harus terus kita jaga bersama demi masa depan daerah dan bangsa Indonesia," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....