Sepi Pembeli, Puluhan Pedagang di Raja Ampat Kembali Berjualan di Pasar Lama
- 22 Mei 2026 08:29 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Raja Ampat - Puluhan pedagang Pasar Snonbukor Kabupaten Raja Ampat kembali berjualan di pasar lama, Kamis, 21 Mei 2026. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk protes pedagang kepada Pemerintah Kabupaten Raja Ampat yang dinilai tidak tegas dalam menerapkan kebijakan pemindahan pasar.
Para pedagang tersebut berjualan di pinggir jalan menuju Pasar Lama Mbilin Kayam dekat Pantai WTC, Distrik Kota Waisai. Pedagang sejak pagi telah menggelar barang-barang jualannya, seperti sayur, buah, hingga ikan, dan aneka aksesori.
Seorang pedagang, Muhammad Idris mengaku seluruh pedagang Pasar Snonbukor sudah bersepakat untuk turun dan berjualan kembali di dekat pasar lama. Semua pedagang sayur dan ikan akan bertahan di pasar lama sebagai sebagai bentuk protes kepada Pemerintah Kabupaten yang tidak tegas dalam menertibkan pasar.
Menurut Idris, pedagang Pasar Snobukor bukan tidak patuh pada kebijakan Pemerintah Daerah, tapi pihaknya menginginkan jika semua pedagang dipindahkan ke pasar baru. Karena faktaya masih ada pedagang yang dibiarkan berjualan di sekitar pasar lama. Pedagang bersedia pindah kembali ke pasar baru dengan syarat seluruh pedagang tidak ada lagi yang berjualan di dalam kota.
"Kami ini sangat mendukung kebijakan Pemerintah Daerah untuk menata pasar. Kami bersedia kembali ke Pasar Snonbukor asalkan semuanya dipindahkan. Selama ini kami sudah beberapa kali aksi supaya semua pedagang dipindahkan, tapi Pemerintah Daerah belum memindahkan semua pedagang, masih ada yang berjualan di pasar lama," katanya.
Idris menilai saat ini kondisi Pasar Snonbukor sepi pembeli karena semua kebutuhan warga sudah tersedia oleh pedagang yang masih berjualan di pasar lama. Akibatnya pembeli memilih tempat yag lebih dekat dan tidak mau lagi ke Pasar Snonbukor. Tidak jarang sayur-sayuran busuk karena tidak laku, akibat pembeli berkurang," katanya.
Seoang pedagang ikan Tajudin juga mengaku kembali berjualan di pasar lama atas kesepakatan bersama pedagang lainnya. Ia mengaku di Pasar Snonukor semakin hari semakin sepi pembeli.
Menurut Tajudin, hanya warga yang memilki kendaraan saja yang bisa pergi ke Pasar Snonbukor. Sementara warga yang tidak mempunyai kendaraan lebih memilih membeli kebutuhan ke pasar lama di dalam kota karena masih banyak pedagang yang berjualan.
Idris menambahkan bahwa sudah ada petugas dari Satpol PP, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Kantor Distrik yang mengingatkan agar tidak berjualn di pasar lama. Namun, pedagang tetep memilih berjualan dan baru bersedia pindah jika Pemerintah Daerah tegas untuk memindahkan seluruh pedagang ke Pasar Snonbukor tanpa terkecuali.
Pemerintah Kabupaten Raja Ampat telah memindahkan pedagang dari Pasar Lama Mbilin Kayam ke Pasar Snonbukor sejak Mei 2025 lalu. Namun, sebagia kecil pedagang masih memilih bertahan berjualan di pasar lama sehingga membuat pedagang yang sudah bersedia pindah merasa dirugikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....