DLH Papua Barat Daya Sosialisasi Mitigasi Perubahan Iklim di Raja Ampat
- 12 Mei 2026 17:29 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Raja Ampat - Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Papua Barat Daya mengadakan sosialisasi upaya pelaksanaan mitigasi perubahan iklim di Distrik Kota Waisai, Kabupaten Raja Ampat, Selasa 12 Mei 2026. Sosialiasi ini dihadiri puluhan siswa, guru, kepala sekolah, aparatur sipil negara, dan warga. Hadir sebagai narasumber dalam sosialisasi ini adalah pegiat lingkungan dari LSM Sorong Peduli Lingkungan, Eko Rianto.
Kepala Seksi Pengendalian Pencemaran lingkungan dan Perubahan Iklim DLH Papua Barat Daya, Martafina Isir mengatakan bahwa melalui kegiatan ini DLH ingin mengedukasi warga terkait perubahan iklim, penyebabnya, dan bagaimana melakukan upaya mitigasi guna mencegah terjadinya perubahan iklim. Salah satu penyebab terjadinya perubahan iklim adalah perilaku masyarakat yang belum peduli kepada lingkungan, misalnya membuang sampah sembarangan dan melakukan penebangan pohon secara liar. "Perilaku ini yang kemudian membawa perubahan iklim dan mendatangkan bencana banjir hingga longsor," kata dia.
Melalui sosialisasi ini, kata Martafina, masyarakat bersama aparatur kelurahan dan distrik didorong untuk bisa sama-sama membangun kepedulian kepada masalah lingkungan dan menjaga alam demi generasi selanjutnya. Dinas Lingkungan Hidup juga mendorong agar nantinya bisa dibentuk program kampung iklim atau Proklim di Raja Ampat sebagai gerakan bersama dalam mitigasi perubahan iklim.
Penggiat lingkungan, Eko Rianto mengungkapkan bahwa perubahan iklim sudah terjadi dan dirasakan oleh banyak orang. Misalnya suhu udara di sekitar yang cenderung panas dan hal ini berbeda dengan kondisi sepuluh atau 20 tahun lalu. "Tugas untuk melakukan pencegahan perubahan iklim dan kerusakan alam Bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi semua pihak," katanya.
Eko meminta semua orang untuk mulai bergerak melakukan aksi sederhana di lingkungan terkecil sebagai upaya mencegah terjadinya perubahan iklim. Misalnya tidak membuang sampah sembarangan, kemudian melakukan pemilaham sampah, hingga membentuk program kampung iklim. Warga bersama DLH perlu terus bersinergi agar gerakan proklim bisa membawa perbaikan untuk memperbaiki kondisi lingkungan.
Dalam kegiatan sosialisasi ini, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi menyerahkan sebanyak 70 bibit pohon kepada Sekretaris Distrik Waisai Kota Anwar Kapitan Laut untuk selanjutnya dibagikan kepada warga sekitar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....