Bunda PAUD PBD Ajak Semua Pihak Sukseskan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah
- 21 Mei 2026 12:50 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Bunda PAUD Papua Barat Daya, Ny. Orpa Susana Kambu mengajak seluruh pihak memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mendukung kebijakan wajib belajar satu tahun prasekolah di Papua Barat Daya.
Ajakan tersebut disampaikan Orpa Susana Kambu dalam kegiatan Penandatanganan Komitmen Bersama Terkait Kebijakan 1 Tahun Prasekolah dan Persiapan Apresiasi Bunda PAUD Kabupaten/Kota dan Provinsi se-Papua Barat Daya di Rylich Panorama Hotel, Kamis 21 Mei 2026.
Menurut Orpa, pendidikan anak usia dini merupakan pondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, sehat, cerdas, dan berkarakter untuk masa depan.
“Pendidikan anak usia dini merupakan pondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, sehat, cerdas, dan siap belajar sepanjang hayat,” ujarnya.
Ia mengatakan, usia dini merupakan masa emas perkembangan anak yang sangat menentukan kualitas kehidupan anak di masa mendatang. Karena itu, kebijakan wajib belajar satu tahun prasekolah dinilai menjadi langkah strategis pemerintah untuk memastikan setiap anak memperoleh layanan pendidikan sebelum masuk sekolah dasar.
“Kebijakan ini bukan hanya tentang meningkatkan angka partisipasi PAUD, tetapi juga memastikan anak-anak mendapatkan stimulasi yang tepat, pembentukan karakter, penguatan kemampuan sosial emosional, serta kesiapan belajar secara menyeluruh,” katanya.
Orpa menilai keberhasilan program tersebut tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab sektor pendidikan semata, melainkan membutuhkan dukungan lintas sektor dan keterlibatan keluarga.
“Tidak cukup hanya menjadi tugas sektor pendidikan semata, tetapi juga memerlukan dukungan dari sektor kesehatan, sosial, pemerintah desa, dunia usaha, organisasi masyarakat, dan tentunya, peran aktif keluarga sebagai lingkungan pendidikan pertama dan utama bagi anak,” ucapnya.
Ia juga mengajak seluruh Bunda PAUD kabupaten dan kota di Papua Barat Daya untuk terus menjadi penggerak dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pendidikan prasekolah.
“Kita perlu memastikan tidak ada anak yang tertinggal, terutama anak-anak di wilayah terpencil, keluarga rentan, dan anak yang belum memperoleh layanan PAUD yang berkualitas,” ujarnya.
Melalui rapat koordinasi tersebut, Orpa berharap lahir komitmen bersama dan langkah nyata dalam mendukung implementasi wajib belajar satu tahun prasekolah di seluruh wilayah Papua Barat Daya.
“Penguatan data sasaran, perluasan akses layanan, peningkatan mutu pendidikan dan satuan PAUD, serta dukungan regulasi daerah menjadi bagian penting yang perlu kita kawal bersama,”pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....