Senator H. Hartono Ajak DMI PBD Perkuat Pengamalan Empat Pilar Kebangsaan

  • 19 Sep 2026 15:25 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Anggota DPD/MPR RI H. Hartono menilai pengamalan Empat Pilar Kebangsaan semakin penting diperkuat di tengah perubahan budaya dan perkembangan teknologi yang memengaruhi kehidupan sosial masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Hartono dalam Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang digelar bekerja sama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Papua Barat Daya di Grha Yabsira, Kota Sorong, Jumat, 11 September 2026.

Senator H. Hartono Ajak DMI PBD Perkuat Pengamalan Empat Pilar Kebangsaan. (RRI/Zul)

Kegiatan tersebut diikuti puluhan peserta yang terdiri dari pengurus dan anggota Dewan Masjid Indonesia Papua Barat Daya. Sosialisasi turut menghadirkan tenaga ahli DPD RI, Syafrudin Sabonama, sebagai narasumber.

Hartono mengatakan Empat Pilar Kebangsaan yang meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika perlu terus dipahami dan diamalkan dalam kehidupan masyarakat.

Menurutnya, perubahan kurikulum pendidikan serta perkembangan budaya menjadi salah satu tantangan dalam mempertahankan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai kebangsaan.

“Pemahaman, pengamalan yang lebih penting, pengamalan Empat Pilar Kebangsaan, baik Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, NKRI, dan juga Bhinneka Tunggal Ika semakin lama semakin terkikis,” ujar Hartono.

Ia menyebut perkembangan teknologi atau disrupsi teknologi turut mengubah pola masyarakat dalam bersosialisasi dan berinteraksi. Kondisi tersebut dinilai dapat berpengaruh terhadap rasa nasionalisme di tengah masyarakat.

Karena itu, Hartono menilai sosialisasi Empat Pilar perlu dilakukan kepada berbagai lapisan masyarakat agar nilai-nilai kebangsaan tidak hanya dipahami, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Hartono, keberhasilan pengamalan Empat Pilar dapat dilihat dari sikap masyarakat dalam menghormati simbol-simbol negara, menjaga kerukunan, memperkuat persatuan, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.

“Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat semakin rukun, masyarakat semakin bersatu, masyarakat juga punya nilai-nilai kemanusiaan ketika tetangga kesusahan kemudian bisa dibantu,” katanya.

Hartono juga mengingatkan generasi muda agar terus mempelajari Pancasila dan sejarah bangsa. Menurutnya, pemahaman tersebut penting untuk menjaga persatuan dan memperkuat keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Anak-anak muda memang harus terus belajar Pancasila, belajar sejarah terutama, agar bangsa kita terus tetap kuat, terus bersatu, dan nilai-nilai kebangsaan terus hadir di tengah masyarakat,” ujarnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....