Terima Audiensi Kedubes AS, Wagub Dorong Sorong Jadi Pusat Program Bahasa Inggris

  • 29 Apr 2026 19:28 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong – Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau, menerima audiensi resmi perwakilan Kedutaan Besar Amerika Serikat di ruang kerjanya, Selasa, 28 April 2026, pukul 16.00 WIT. Pertemuan tersebut menjadi langkah awal penjajakan kerja sama di bidang pendidikan dan investasi, dengan Kota Sorong diproyeksikan sebagai pusat pelaksanaan program.

Audiensi dihadiri Director of the Regional English Language Office (RELO) Kedutaan Besar Amerika Serikat, Kevin McCaughey, serta Political Affairs Diplomat Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jeremy Murray, bersama jajaran Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya. Pertemuan berlangsung hangat dan produktif, dengan fokus utama pada penguatan kapasitas sumber daya manusia melalui program pembelajaran Bahasa Inggris.

Dalam pertemuan itu, pihak Kedubes Amerika Serikat menyampaikan komitmennya untuk mendukung peningkatan kualitas SDM di Indonesia, khususnya kawasan timur, melalui pendidikan dan penguatan kemampuan Bahasa Inggris. Program ini ditujukan bagi mahasiswa dan generasi muda agar lebih siap memasuki dunia kerja.

Salah satu rencana yang dibahas adalah pelaksanaan program pelatihan Bahasa Inggris intensif di Kota Sorong sebagai pusat kegiatan untuk wilayah Papua Barat Daya. Program tersebut dirancang berlangsung selama satu tahun dengan kuota sekitar 50 mahasiswa, termasuk bagi Orang Asli Papua (OAP).

Selain itu, skema pelaksanaan akan melibatkan tenaga pengajar lokal yang terlebih dahulu mendapat pelatihan dari dosen maupun pengajar asal Amerika Serikat. Model ini diharapkan mampu menciptakan keberlanjutan program sekaligus meningkatkan kualitas tenaga pengajar lokal secara jangka panjang.

Program ini ditargetkan mulai berjalan pada Maret 2027, sementara proses rekrutmen peserta dijadwalkan berlangsung mulai Agustus 2026 hingga Maret 2027. Tak hanya itu, Kedubes AS juga menawarkan program pembelajaran Bahasa Inggris secara daring yang dapat diakses masyarakat umum maupun Aparatur Sipil Negara (ASN).

Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Amerika Serikat terhadap pembangunan SDM di Papua Barat Daya. Ia menegaskan bahwa penguatan kapasitas generasi muda menjadi kunci utama dalam pembangunan daerah.

“Kami sangat bersyukur atas perhatian yang diberikan Kedutaan Besar Amerika Serikat kepada Papua Barat Daya. Program ini sangat penting bagi mahasiswa kita agar lebih siap menghadapi dunia kerja, sekaligus membuka peluang kerja sama pendidikan yang lebih luas ke depan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub juga memaparkan sejumlah prioritas pembangunan daerah, di antaranya pengembangan pariwisata Raja Ampat, pembangunan kantor gubernur, serta kebutuhan investasi guna mempercepat pembangunan Papua Barat Daya sebagai provinsi baru.

Ia juga menyoroti posisi strategis Kota Sorong sebagai pintu masuk utama Papua Barat Daya yang didukung keberadaan 17 perguruan tinggi, sehingga dinilai potensial sebagai pusat pengembangan pendidikan.

Menanggapi peluang investasi, Jeremy Murray menyebut komunikasi antara kedua pihak akan terus dibangun, termasuk melalui jaringan bisnis seperti US Business Council yang mewadahi pelaku usaha dan investor. Ia juga membuka peluang komunikasi lanjutan untuk membahas kerja sama bisnis ke depan.

Secara keseluruhan, audiensi ini menghasilkan komitmen awal untuk memperkuat kerja sama di bidang pendidikan, peningkatan kualitas SDM, investasi, serta pengembangan pariwisata. Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya berharap kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam mendorong pembangunan daerah yang lebih maju dan berdaya saing global.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....