Ekonomi Papua Barat Daya Tumbuh 4,03% pada Tahun 2025, Masih Didominasi Migas

  • 26 Apr 2026 04:34 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Badan Pusat Stastistik (BPS) Republik Indonesia (RI) dalam audiensi bersama Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, Sabtu 25 April 2026, mempresentasikan capaian pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun 2025.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti, mengungkapkan ekonomi Papua Barat Daya tumbuh 4,03% sepanjang 2025, dengan capaian kuartal IV Maret 2026 sebesar 4,09%.

Amalia mengatakan, struktur ekonomi daerah masih didominasi sektor tertentu, terutama industri pengolahan migas yang berkontribusi sekitar 18% terhadap perekonomian. “Selain migas, sektor konstruksi, perdagangan, dan pertambangan juga menjadi penopang utama ekonomi Papua Barat Daya,” ujarnya.

Secara regional, pertumbuhan tertinggi terjadi di Kabupaten Sorong sebesar 5,5%, disusul Kota Sorong 4,61%. Sementara Raja Ampat mengalami kontraksi pada kuartal IV, meski secara tahunan tetap tumbuh 2,5%.

Selain pertumbuhan Ekonomi, BPS RI menyoroti indikator sosial yang masih menjadi pekerjaan rumah, seperti kemiskinan mencapai 17,5%, pengangguran 6,56%, gini ratio 0,361, dan IPM 70,55.

Diharapkan dengan adanya data ini, dan kolaborasi antara pemerintah Papua Barat Daya bersama BPS, bekerja bersama untuk membangun Papua Barat Daya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....