Pemprov Tekankan Penyelesaian Damai , Aktivitas Migas Diminta Tetap Berjalan
- 08 Apr 2026 16:04 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Aimas – Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, melalui Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Energi dan Sumber Daya Mineral (Nakertrans ESDM), Suroso, menegaskan pentingnya penyelesaian sengketa jalur pipa antara masyarakat dan pihak perusahaan secara damai dan konstruktif.
Dalam pernyataannya saat mediasi yang berlangsung di Polres Sorong Aimas, Rabu 8 April 2026, Suroso menekankan bahwa perbedaan yang ada harus disikapi dengan dialog yang baik, tanpa memperkeruh situasi.
“Kita semua memahami ini adalah masalah, tapi mari kita selesaikan dengan baik. Itu kuncinya,” ujarnya.
Suroso mengingatkan agar seluruh pihak tetap mengedepankan kepatuhan terhadap hukum dan fakta dalam proses penyelesaian sengketa.
“Kepatuhan hukum dan fakta itu menjadi kata kunci. Itu yang harus kita pegang bersama,” tegasnya.
Suroso menyoroti pentingnya menjaga kelangsungan aktivitas sektor minyak dan gas (migas) di wilayah tersebut. Menurutnya, gangguan terhadap aktivitas migas dapat berdampak luas, termasuk pada ketahanan energi.
“Tolong pastikan aktivitas migas ini jangan sampai terganggu, karena efeknya bisa ke ketahanan energi,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah berperan sebagai fasilitator dalam mediasi antara masyarakat dan perusahaan, dengan harapan dapat mendorong tercapainya kesepakatan yang adil bagi semua pihak.
“Kami pemerintah memfasilitasi, mudah-mudahan dari fasilitasi ini bisa lahir kesepakatan,” ujarnya.
Meski mediasi kali ini belum menghasilkan kesepakatan, Suroso menegaskan bahwa proses dialog akan terus dilanjutkan. Ia juga mengingatkan agar tidak ada anggapan bahwa proses telah menemui jalan buntu.
“Jangan ada istilah deadlock atau buntu. Kita tetap berharap kedua pihak bisa bertemu dan menemukan titik temu,” ungkapnya.
Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya berharap pertemuan lanjutan dapat menjadi ruang bagi kedua pihak untuk kembali berdiskusi secara lebih mendalam, sehingga sengketa dapat diselesaikan tanpa menimbulkan dampak yang lebih luas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....