Rayon Yarden Usung Konsep Alam dalam Taman Paskah

  • 30 Mar 2026 08:53 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID Teminabuan: Jemaat Pengharapan Kikiso, khususnya Rayon Yarden di Kelurahan Kohoin, Distrik Teminabuan, Sorong Selatan, kembali memukau dengan kreativitas dekorasi Taman Paskah tahun ini. Menggabungkan pesan teologis dengan kearifan lokal, taman ini tidak hanya menjadi simbol religi tetapi juga pengingat untuk menjaga alam ciptaan Tuhan.

Martha Agatha Tesia, selaku tim perancang Taman Paskah Rayon Yarden, menjelaskan bahwa tema sentral tahun ini adalah "Penderitaan Kristus sebagai Teladan". Namun, ada sentuhan unik di mana mereka mengangkat identitas Sorong Selatan yang dikenal sebagai negeri "1001 Sungai". Menurutnya, keindahan alam adalah anugerah Tuhan yang harus dijaga sebagai bentuk kasih timbal balik manusia kepada Sang Pencipta yang telah rela mati di kayu salib.

"Kematian Yesus di kayu salib adalah bukti cinta-Nya. Sebagai manusia, kita wajib mengasihi-Nya kembali melalui menjaga, melindungi, dan memelihara ciptaan alam yang diberikan-Nya kepada kita," ujar Martha saat diwawancarai di lokasi, Senin malam.

Dalam detail arsitekturnya, pengunjung akan disambut dengan simbol "Alfa dan Omega" di pintu masuk yang melambangkan Tuhan sebagai Yang Awal dan Yang Akhir. Di titik utama, terdapat visualisasi kayu salib yang dirancang untuk membawa jemaat menghayati betapa besarnya pengorbanan Yesus Kristus bagi umat manusia.

Meski sempat terkendala keterbatasan dana, Martha mengaku antusiasme warga Rayon Yarden sangat luar biasa. Kolaborasi talenta antarjemaat mampu merampungkan taman tersebut hingga mencapai 100 persen tepat waktu untuk proses penilaian. Tahun lalu, Rayon Yarden sukses menyabet juara pertama, namun bagi mereka, kemenangan tahun ini bukan prioritas utama.

"Bagi kami, juara atau tidak itu bukan persoalan. Intinya hati kami siap menyambut kesengsaraan Tuhan Yesus. Harapan kami adalah menjaga persatuan, persekutuan, dan satu pikiran di dalam Jemaat Pengharapan Kikiso," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....