Pengamanan Diperketat, Pemprov PBD Respons Cepat Insiden di Tambrauw
- 19 Mar 2026 09:12 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Situasi keamanan di Kabupaten Tambrauw, Papua Barat Daya, menjadi perhatian serius pemerintah daerah setelah insiden kekerasan yang menewaskan dua orang di Kampung Jokbu, Distrik Bamusbama, pada Senin 16 Maret 2026.
Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya langsung merespons dengan mengintensifkan koordinasi bersama aparat keamanan guna memastikan perlindungan bagi masyarakat, khususnya tenaga kesehatan yang bertugas di wilayah tersebut.
Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau, menyatakan duka mendalam atas kejadian tersebut. Ia menegaskan bahwa tindakan kekerasan itu tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun.
“Peristiwa ini sangat kami sesalkan karena telah merenggut nyawa tenaga kesehatan dan warga sipil. Ini bukan hanya soal keamanan, tetapi juga menyangkut nilai kemanusiaan,” ujarnya, Rabu 18 Maret 2026.
Ia menjelaskan, pemerintah provinsi telah menggelar rapat bersama unsur Forkopimda untuk iuumembahas langkah penanganan. Pertemuan tersebut turut melibatkan jajaran pemerintah Kabupaten Tambrauw serta aparat TNI dan Polri.
Dalam forum itu, dibahas kondisi lapangan serta upaya strategis yang perlu segera dilakukan, termasuk penguatan pengamanan di wilayah yang dinilai rawan.
Wagub mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, serta menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada aparat penegak hukum.
Di sisi lain, Pemprov juga menaruh perhatian pada kondisi psikologis tenaga kesehatan, tenaga pendidik, dan ASN yang bertugas di Tambrauw. Rasa khawatir yang muncul dinilai dapat berdampak pada pelayanan publik.
Karena itu, penguatan pengamanan menjadi prioritas, termasuk rencana penambahan personel di sejumlah titik strategis melalui koordinasi dengan TNI dan Polri.
Pemerintah berharap langkah cepat yang diambil dapat memulihkan situasi keamanan, sehingga aktivitas masyarakat di Kabupaten Tambrauw dapat kembali berjalan normal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....