Pace Lingkungan Ingatkan Ancaman Perubahan Iklim, Ajak Perkuat Aksi Lingkungan

  • 19 Mar 2026 09:05 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Papua Barat Daya, Julian Kelly Kambu, mengingatkan masyarakat terhadap kondisi bumi yang dinilai semakin mengkhawatirkan akibat perubahan iklim.

Dalam pernyataannya, pada Rabu 18 Maret 2026c Julian yang akrab disapa Pace Lingkungan menyebut, kondisi bumi saat ini tidak lagi sekadar mengalami pemanasan global, tetapi telah memasuki fase yang ia sebut sebagai “mendidih”. “Kita tidak lagi berada pada kondisi bumi yang panas, tetapi sudah masuk pada kondisi bumi yang mendidih,” ujarnya.

Ia menjelaskan, perubahan kondisi tersebut berdampak nyata terhadap meningkatnya bencana alam di berbagai wilayah, seperti banjir, tanah longsor, kekeringan, hingga gagal panen.

Menurutnya, fenomena tersebut tidak terlepas dari aktivitas manusia yang turut mempercepat perubahan iklim. “Semua ini merupakan dampak dari perubahan iklim, dan manusia juga memiliki peran dalam terjadinya perubahan tersebut,” katanya.

Ia menekankan pentingnya langkah strategis dalam menghadapi kondisi tersebut, di antaranya melalui upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Upaya mitigasi dapat dilakukan dengan mengurangi dampak kerusakan lingkungan, seperti penanaman pohon dan pengelolaan sampah yang baik. Sementara itu, adaptasi diperlukan agar masyarakat mampu menyesuaikan diri dengan berbagai risiko yang muncul akibat perubahan iklim.

Julian juga mengaitkan isu lingkungan dengan visi Indonesia menuju generasi emas 2045. Ia menilai, upaya menjaga lingkungan harus dimulai sejak sekarang agar generasi mendatang tidak menghadapi kondisi bumi yang semakin buruk. “Kalau kita ingin melihat generasi emas di tahun 2045, maka kita harus berbenah dari sekarang untuk menjaga lingkungan,” ujarnya.

Ia menambahkan, seluruh program pembangunan, usaha, maupun kegiatan ekonomi harus terintegrasi dengan kebijakan lingkungan. Tanpa hal tersebut, menurutnya, berbagai program tidak akan memberikan manfaat jangka panjang. “Sebagus apa pun program dan usaha yang dilakukan, jika tidak memperhatikan aspek lingkungan, maka tidak akan memiliki nilai,” tegasnya.

Melalui pernyataan ini, ia mengajak seluruh pihak, baik pemerintah, pelaku usaha, maupun masyarakat, untuk menjadikan isu lingkungan sebagai prioritas utama dalam setiap aktivitas.

Ia berharap kesadaran kolektif dapat terus ditingkatkan guna menjaga keberlanjutan lingkungan hidup di tengah tantangan perubahan iklim yang semakin kompleks.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....