Pemprov Papua Barat Daya Sediakan 1.900 Paket Bahan Pokok di Pasar Murah

  • 16 Mar 2026 14:34 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong – Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian menggelar pasar murah khusus Orang Asli Papua (OAP)untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Papua Barat Daya, Selviyana Sangkek, mengatakan pemerintah menyiapkan total 1.900 paket bahan pokok untuk kegiatan pasar murah tersebut. “Paket yang kita siapkan sebenarnya sebanyak 1.900 untuk dua lokasi. Hari ini kita siapkan 600 paket, jika memungkinkan kita tambah lagi hingga 1.000 paket. Sisanya akan disalurkan besok di kabupaten, di Alun-Alun,” kata Selviyana saat ditemui di sela kegiatan pasar murah di Gedung Olahraga Pancasila Sorong, Senin, 16 Maret 2026.

Ia menjelaskan mekanisme pembelian dilakukan dengan sistem antrean sehingga masyarakat dapat dilayani secara tertib. “Pembagian hari ini dilakukan dengan sistem antre. Masyarakat datang dan dilayani pembelian seperti biasa. Prioritas diberikan kepada masyarakat, terutama Orang Asli Papua yang beragama Muslim, namun masyarakat lainnya juga tetap dilayani selama persediaan masih ada,” ujarnya.

Selviyana menambahkan, setiap paket pasar murah berisi sejumlah kebutuhan pokok penting dengan harga yang telah disubsidi pemerintah. “Satu paket berisi beras 10 kilogram, telur satu rak, minyak goreng dua liter, dan gula satu kilogram. Masyarakat cukup membeli satu paket dengan harga Rp100 ribu karena sebagian besar harga sudah disubsidi pemerintah,” jelasnya.

Selviyana menyebutkan bahwa kegiatan pasar murah ini merupakan bagian dari rangkaian program pemerintah daerah yang sebelumnya telah dilaksanakan dalam kegiatan safari Ramadan oleh pemerintah provinsi di lima kabupaten dan satu kota di Papua Barat Daya.

“Sebelumnya melalui safari Ramadan, bantuan juga sudah disalurkan kepada masyarakat di lima kabupaten dan satu kota. Kegiatan hari ini merupakan lanjutan dari program tersebut,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....