Pemuda Rentan di Papua Barat Daya, Akan Dibina Semi Militer
- 15 Feb 2026 16:22 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Plt. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Papua Barat Daya, George Japsenang, mewacanakan program pembinaan karakter bagi pemuda rentan sosial sebagai bagian dari rencana kerja kedepannya.
Program tersebut dirancang untuk menjangkau generasi muda di Papua Barat Daya agar memiliki bekal mental, disiplin, dan keterampilan hidup yang lebih baik dalam mendukung pembangunan daerah di Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Menurut George, program ini menyasar anak-anak muda yang putus sekolah, terpapar narkoba, hingga yang sering mabuk dan membuat keributan di lingkungan masyarakat. Ia menilai kelompok ini perlu mendapat perhatian khusus melalui pembinaan yang terarah.
“Kita coba himpun anak-anak muda yang putus sekolah, yang terpapar narkoba, yang mabuk di jalan-jalan, lalu akan kita kasih pembinaan karakter perilaku yang bagus di barak militer,” ujarnya.
Dalam konsep awal, pembinaan tersebut direncanakan mengadopsi pola pelatihan semi militer. Para peserta nantinya akan dibina, dilatih kedisiplinan, serta diberikan pembekalan nilai kebangsaan sebelum kembali ke masyarakat.
George menegaskan, tujuan program ini bukan untuk militerisasi masyarakat, melainkan membentuk karakter dan mental generasi muda agar mampu menjadi pelopor pembangunan daerah.
“Mereka dibina, mereka dilatih, lalu mereka bisa kita lepaskan lagi, sehingga mereka menjadi pioner anak bangsa yang juga bisa membantu pemerintah membangun tanah Papua ke depan,” jelasnya.
Untuk itu diharapkan agar program tersebut dapat menjadi terobosan baru dalam penanganan masalah sosial pemuda, sekaligus menjadi wadah pembinaan yang memberi kesempatan kedua bagi generasi muda untuk memperbaiki masa depan mereka.
Selain program tersebut, ia memastikan seluruh kegiatan rutin Kesbangpol tetap berjalan, sembari menyiapkan inovasi program yang dinilai mampu memberi dampak langsung bagi masyarakat
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....