Kehadiran RS Siloam Jawab Keterbatasan Layanan Kesehatan

  • 05 Feb 2026 16:12 WIB
  •  Sorong

RRI.Co.Id, Sorong-Pemerintah Kota Sorong menyambut baik rencana pembangunan Rumah Sakit Siloam sebagai langkah strategis untuk menjawab keterbatasan akses dan fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Sorong maupun wilayah sekitar Papua Barat Daya.

Hal tersebut disampaikan oleh Plt Sekretaris Daerah Kota Sorong, Rudi Laku dalam kegiatan pertemuan dan diskusi bersama yang dihadiri jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan direksi Rumah Sakit Siloam yang berlangsung di Hotel Aston, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Rabu 4 Febuari 2026.

Rudi menjelaskan bahwa sektor kesehatan merupakan bagian dari pelayanan dasar yang menjadi prioritas pemerintah daerah, sejalan dengan misi Wali Kota Sorong dalam meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

“Kesehatan menjadi sangat penting di Papua Barat Daya, khususnya di Kota Sorong, karena akses terhadap sarana dan prasarana pelayanan kesehatan masih sangat terbatas,” ujar Rudi Laku.

Ia menjelaskan, saat ini Kota Sorong hanya memiliki tujuh rumah sakit yang tidak hanya melayani masyarakat kota, tetapi juga masyarakat dari kabupaten-kabupaten sekitar. Kondisi tersebut kerap menyebabkan penumpukan pasien dan keterbatasan ruang perawatan.

“Kita sering mendengar dan melihat adanya penumpukan pasien, kekurangan tempat tidur, bahkan pasien harus dilayani di kursi roda di ruang IGD. Itu bukan karena kelalaian, tetapi murni akibat keterbatasan sarana dan prasarana yang ada,” jelasnya.

Oleh karena itu, kehadiran Rumah Sakit Siloam dinilai menjadi solusi penting untuk membantu pemerintah daerah dalam memperkuat layanan kesehatan.

“Kami sangat menyambut baik kehadiran Rumah Sakit Siloam. Ini adalah langkah strategis untuk membantu pemerintah Kota Sorong agar ke depan tidak lagi terjadi penumpukan pasien di rumah sakit yang sudah ada,” katanya.

Rudi Laku menegaskan bahwa Pemerintah Kota Sorong memberikan dukungan penuh terhadap rencana investasi tersebut, termasuk dengan memberikan kemudahan dalam proses administrasi, tanpa mengabaikan ketentuan dan regulasi yang berlaku.

“Kami memberikan karpet merah kepada Rumah Sakit Seruang untuk berinvestasi di bidang kesehatan. Namun tentu saja, seluruh proses harus tetap mengikuti aturan yang ada,” tegasnya.

Sebagai bentuk komitmen, Pemerintah Kota Sorong menghadirkan seluruh OPD terkait  agar seluruh kebutuhan administrasi dapat dibahas secara komprehensif dan cepat.

“Harapan kami, setelah diskusi ini, pihak investor bisa membawa hasil yang konkret. Dalam kelompok-kelompok kerja nanti, kita akan menyepakati apa saja yang perlu disiapkan untuk mempercepat pembangunan rumah sakit,” tambahnya.

Rudi Laku  menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya serta pihak-pihak yang telah menginisiasi persiapan pembangunan rumah sakit tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Papua Barat Daya dan Bapak Kepala BPT yang telah menginisiasi kegiatan ini. Semoga kehadiran Rumah Sakit Siloam benar benar membawa manfaat besar bagi masyarakat Kota Sorong dan Papua Barat Daya,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....