Bunda Literasi Maybrat Resmi Bertugas, Pemprov PBD Dukung Pengembangan Literasi

  • 09 Jun 2026 14:21 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Maybrat – Ny. Farlien F. Murafer resmi bertugas sebagai Bunda Literasi Kabupaten Maybrat periode 2026-2030 setelah dikukuhkan oleh Bupati Maybrat, Karel Murafer. Pengukuhan berlangsung di Gedung Samusiret, Kumurkek, Kabupaten Maybrat, Senin 8 Juni 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri pejabat Pemerintah Kabupaten Maybrat, pegiat literasi, tokoh agama, tokoh adat, kepala sekolah dasar, serta para pelajar. Hadir pula mewakili Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Papua Barat Daya, Irma R. Soelaiman.

Dalam sambutannya, Irma menyampaikan apresiasi atas pengukuhan Bunda Literasi Kabupaten Maybrat. Menurutnya, kehadiran Bunda Literasi menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan budaya baca masyarakat, khususnya di daerah yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap sumber bacaan.

Ia mengatakan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya siap berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Maybrat dalam mendorong pengembangan literasi. Upaya tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan budaya membaca sejak usia dini.

“Tingkat kegemaran membaca (TGM) di wilayah Papua secara umum masih berada jauh di bawah rata-rata nasional. Masalah utama meliputi kurangnya akses ke perpustakaan, koleksi buku yang sedikit, dan sinyal internet yang terbatas sehingga mendorong pemerintah untuk mengembangkan budaya baca di daerah dengan melibatkan peran masyarakat,” ujar Irma.

Sementara itu, Bupati Maybrat Karel Murafer menegaskan bahwa literasi merupakan fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, cerdas, dan bermartabat. Karena itu, penguatan budaya membaca menjadi bagian dari visi pembangunan daerah, khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

“Penguatan budaya membaca dan literasi juga menjadi bagian dari visi dan misi Kabupaten Maybrat khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Karena itu kehadiran Bunda Literasi diharapkan mampu menjadi penggerak, motivator sekaligus teladan dalam menumbuhkan minat baca di keluarga, sekolah dan masyarakat,” kata Karel.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Maybrat berkomitmen mendukung pengembangan perpustakaan dan gerakan literasi melalui peningkatan layanan perpustakaan, penyediaan bahan bacaan berkualitas, serta berbagai program pembinaan yang menjangkau seluruh wilayah kabupaten.

Pada kesempatan yang sama, Bunda Literasi Kabupaten Maybrat, Ny. Farlien F. Murafer, menyatakan akan mendorong keterlibatan keluarga dalam membangun kebiasaan membaca. Ia menilai keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama dalam membentuk minat baca anak sejak usia dini.

“Sebagai Bunda Literasi, saya akan mendorong para orang tua khususnya para ibu untuk membiasakan membaca di rumah sebagai langkah awal membangun budaya literasi yang berkelanjutan dan mengembangkan pojok baca di kampung-kampung,” ujarnya.

Selain pengukuhan Bunda Literasi, Bupati Maybrat juga menandatangani berita acara pengukuhan sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan gerakan literasi. Kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan buku dan rak buku bagi sekolah dasar sebagai bagian dari upaya meningkatkan budaya membaca di Kabupaten Maybrat.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....