Temu Pastores 2026 perkuat Sinergi Imam OMK PBD
- 26 Jan 2026 10:32 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID - SORONG : Keuskupan Manokwari-Sorong (KMS) kembali menggelar agenda tahunan Temu Pastores (TePas) yang berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 20 hingga 23 Januari 2026. Bertempat di Pusat Pastoral Keuskupan, pertemuan tahun ini mengusung tema sentral: "Menghayati Peran OMK dalam Dinamika Menggereja Sinodal".
Uskup Manokwari-Sorong, Mgr. Hilarion Datus Lega, menekankan bahwa pemilihan tema ini merupakan respon nyata atas gerak Gereja universal yang semakin menekankan semangat sinodalitas—berjalan bersama—dengan menempatkan Orang Muda Katolik (OMK) sebagai subjek aktif, bukan sekadar objek pelayanan.
"TePas kali ini adalah momentum refleksi bagi para imam dan pelayan umat di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya. Kita ingin memastikan bahwa wajah Gereja kita ke depan adalah wajah yang merangkul energi dan kreativitas orang muda," ujar Mgr. Datus Lega di sela-sela kegiatan.
Menghadirkan Narasumber Nasional
Untuk memperdalam pemahaman mengenai dinamika kepemudaan, Keuskupan menghadirkan tokoh-tokoh kunci dari Komisi Kepemudaan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), yaitu:
- Mgr. Maximus Regus (Ketua Komisi Kepemudaan KWI)
- Mgr. Pius Riana Prapdi (Mantan Ketua Komisi Kepemudaan KWI)
- Romo Kristiadi (Sekretaris Eksekutif Komisi Kepemudaan KWI)
Kehadiran para narasumber ini bertujuan untuk mensinkronkan program kepemudaan nasional dengan realitas lokal di Tanah Papua. Mgr. Riana Prapdi dalam sesinya menekankan pentingnya pendampingan yang relevan dengan tantangan zaman digital, sementara Mgr. Maximus Regus menyoroti peran OMK sebagai "protagonis" dalam transformasi Gereja yang inklusif.
Sinergi Imam, OMK, dan Petugas Gereja
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, TePas 2026 tidak hanya dihadiri oleh para imam yang berkarya di paroki-paroki, tetapi juga melibatkan perwakilan OMK dan petugas Gereja. Keterlibatan ini dimaksudkan agar terjadi dialog dua arah yang jujur mengenai kebutuhan umat di lapangan.
"Kami ingin para imam mendengar langsung apa yang menjadi kegelisahan dan harapan orang muda kita. Sebaliknya, OMK juga belajar memahami dinamika penggembalaan dalam semangat sinodalitas," tambah Mgr. Datus Lega.
Melalui pertemuan ini, diharapkan lahir rekomendasi-rekomendasi pastoral yang konkret untuk memperkuat basis komunitas orang muda di tingkat paroki hingga stasi, guna mewujudkan Gereja yang mandiri dan misioner di Bumi Cenderawasih.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....