Papua Barat Daya Targetkan Peningkatan Prestasi pada PENAS KTNA XVII
- 17 Jun 2026 18:23 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya menargetkan prestasi yang lebih baik pada ajang Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (PENAS KTNA) XVII Tahun 2026 di Gorontalo.
Harapan tersebut disampaikan Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Papua Barat Daya, Absalom Solossa, saat mendampingi pelepasan kontingen PENAS KTNA Papua Barat Daya oleh Gubernur Elisa Kambu, Selasa, 16 Juni 2026. Absalom mengatakan kontingen yang diberangkatkan memang memiliki keterbatasan dari sisi jumlah peserta. Namun, hal tersebut tidak mengurangi optimisme untuk meraih hasil terbaik. “Kita berharap peserta dapat memberikan kontribusi terbaik dan membawa nama baik Papua Barat Daya pada ajang nasional ini,” ujarnya.
Ia mengingatkan bahwa pada pelaksanaan PENAS KTNA sebelumnya di Padang, Sumatera Barat, Papua Barat Daya berhasil meraih predikat Stand Terbaik atau Stand Favorit. Prestasi tersebut dinilai cukup membanggakan karena diraih ketika usia Provinsi Papua Barat Daya baru sekitar enam bulan sejak resmi terbentuk. “Kalau saat itu kita bisa meraih prestasi yang baik ketika provinsi ini masih sangat muda, maka sekarang yang usianya sudah sekitar tiga sampai empat tahun tentu kita berharap hasilnya bisa lebih baik lagi,” kata Absalom.
Ia berharap para petani, nelayan, dan peserta yang mewakili Papua Barat Daya mampu memanfaatkan seluruh rangkaian kegiatan PENAS untuk belajar, membangun jejaring, sekaligus menunjukkan potensi daerah kepada peserta dari seluruh Indonesia.
Ketua Panitia sekaligus Kepala Bidang Pertanian Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Papua Barat Daya, Abner Basna, melaporkan bahwa kontingen berjumlah 150 orang yang terdiri dari petani, nelayan, penyuluh, pengurus KTNA serta perwakilan kabupaten dan kota di Papua Barat Daya.
Peserta tersebut berasal dari Kabupaten Sorong sebanyak 33 orang, Kabupaten Sorong Selatan 21 orang, Kabupaten Maybrat 15 orang, Kabupaten Tambrauw delapan orang, Kabupaten Raja Ampat 30 orang, serta unsur provinsi dan pengurus KTNA sebanyak 34 orang.
Abner menjelaskan, PENAS KTNA XVII merupakan agenda tiga tahunan yang menjadi wadah peningkatan kapasitas petani dan nelayan melalui berbagai kegiatan, seperti temu wicara dengan Presiden dan pejabat tinggi negara, temu profesi, pameran pembangunan, temu usaha agribisnis, gelar teknologi, studi banding hingga pergelaran seni dan budaya. “Selain menjadi ajang belajar dan bertukar pengalaman, PENAS juga menjadi kesempatan bagi Papua Barat Daya untuk mempromosikan berbagai potensi daerah kepada peserta dari seluruh Indonesia,” kata Abner.
PENAS KTNA XVII akan berlangsung di Provinsi Gorontalo pada 20-25 Juni 2026 dan diikuti puluhan ribu peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....