Ube dan Ubi Ungu ternyata Berbeda, Ini Cara Membedakannya

  • 14 Agt 2026 14:23 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong – Warna ungu yang mencolok membuat ube dan ubi ungu kerap dianggap sebagai bahan pangan yang sama. Keduanya memang memiliki tampilan yang hampir serupa dan sama-sama dapat digunakan untuk membuat aneka makanan. Namun, jika dilihat lebih jauh, ube dan ubi ungu merupakan dua jenis tanaman yang berbeda.

Ube dikenal sebagai purple yam dengan nama ilmiah Dioscorea alata. Sementara itu, ubi ungu merupakan salah satu varietas ubi jalar dengan nama ilmiah Ipomoea batatas. Keduanya bahkan berasal dari kelompok tanaman yang berbeda.

Perbedaan paling mudah dapat dilihat dari bentuk dan kulitnya. Ube umumnya memiliki kulit yang lebih kasar, tebal, dan berwarna cokelat gelap. Bentuknya juga dapat berukuran besar dan tidak selalu seragam. Sebaliknya, ubi ungu biasanya memiliki kulit yang lebih tipis dan relatif halus. Bentuknya lebih menyerupai ubi jalar pada umumnya.

Ketika dibelah, warna daging keduanya juga dapat memberikan petunjuk. Ube memiliki variasi warna dari putih hingga ungu, tergantung varietasnya. Sementara ubi ungu memiliki daging yang khas berwarna ungu dan pada beberapa varietas warnanya semakin pekat setelah dimasak.

Selain penampilan, cita rasa menjadi pembeda penting. Ube dikenal memiliki rasa manis yang lembut dengan karakter aroma yang khas, sering digambarkan memiliki nuansa vanila atau kacang. Karakter inilah yang membuat ube populer sebagai bahan berbagai hidangan penutup.

Ubi ungu memiliki rasa manis yang lebih familiar dengan karakter ubi jalar. Teksturnya setelah dimasak juga dapat terasa lebih bertepung dibandingkan ube.

Karena karakter rasa dan teksturnya berbeda, penggunaan ube dan ubi ungu dalam resep tidak selalu memberikan hasil yang sama.

Ube telah lama dikenal dalam kuliner Filipina dan menjadi bahan penting dalam berbagai makanan penutup. Warnanya yang menarik serta cita rasanya yang khas membuat ube kemudian semakin dikenal di berbagai negara.

Ube dapat diolah menjadi pasta atau selai, es krim, kue, roti, pancake hingga berbagai minuman. Popularitas makanan dan minuman berwarna ungu turut membuat istilah “ube” semakin sering muncul di kafe dan toko makanan.

Namun, meningkatnya popularitas tersebut juga membuat ube sering tertukar dengan ubi ungu. Padahal, warna ungu saja tidak cukup untuk menentukan bahwa suatu bahan adalah ube.

Ube dan ubi ungu sama-sama memiliki pigmen alami berwarna ungu yang berasal dari kelompok senyawa antosianin. Pigmen inilah yang memberikan warna khas pada sejumlah tanaman berwarna merah, biru, dan ungu.

Meski memiliki sejumlah kesamaan, keduanya tetap memiliki identitas masing-masing. Ube adalah purple yam (Dioscorea alata), sedangkan ubi ungu adalah purple sweet potato (Ipomoea batatas).

Jadi, jika menemukan makanan berwarna ungu dan disebut “ube”, jangan langsung menganggapnya sebagai ubi ungu. Perhatikan bahan yang digunakan, karena ungu tidak selalu berarti ube.

Bagi pecinta kuliner, mengenali perbedaan ini bukan hanya soal nama. Pemahaman tersebut juga membantu memilih bahan yang tepat sesuai kebutuhan, terutama ketika ingin mendapatkan cita rasa khas ube dalam makanan dan minuman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....