Telur Setengah Matang vs Matang Sempurna, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

  • 25 Jun 2026 21:04 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong– Telur merupakan salah satu sumber protein hewani yang paling mudah diakses. Namun, perdebatan soal cara memasaknya tak pernah usai: lebih baik setengah matang atau matang sempurna? Para ahli gizi memberikan penjelasan berdasarkan manfaat dan risiko masing-masing.

Dikuti detikHealth Menurut Nutrisionis Rina Andriani, SGz, dari Persatuan Ahli Gizi Indonesia, kedua cara memasak memiliki kelebihan dan kekurangan. "Telur setengah matang mempertahankan lebih banyak nutrisi seperti vitamin B kompleks, vitamin D, dan antioksidan lutein yang baik untuk mata. Namun, risikonya adalah infeksi bakteri Salmonella jika telur tidak segar atau tidak dicuci bersih," jelasnya.

Keunggulan Telur Setengah Matang:

  • Kandungan vitamin lebih utuh karena tidak terpapar panas tinggi terlalu lama.
  • Tekstur lembut dan mudah dikunyah.
  • Cocok untuk pencinta rasa natural telur.

Namun, risiko salmonella tidak bisa diabaikan. Bakteri ini paling berbahaya bagi anak-anak, ibu hamil, lansia, dan orang dengan kekebalan tubuh rendah. "Untuk kelompok rentan, sebaiknya konsumsi telur yang dimasak hingga putih dan kuningnya benar-benar padat," tegas Rina.

Keunggulan Telur Matang Sempurna:

  • Protein lebih mudah dicerna karena struktur protein telah terdenaturasi sempurna.
  • Aman dari risiko bakteri karena panas membunuh mikroorganisme.
  • Biotin (vitamin B7) lebih mudah diserap tubuh karena protein avidin yang mengikat biotin telah rusak akibat panas.

Kekurangannya, telur yang terlalu matang (misalnya direbus terlalu lama hingga muncul cincin hijau di sekitar kuning telur) dapat menyebabkan hilangnya sebagian nutrisi dan menghasilkan senyawa besi sulfida yang tidak berbahaya tetapi mengurangi cita rasa.

Lalu, mana yang dipilih?

  • Jika Anda sehat, dewasa, dan yakin telur berasal dari sumber bersih serta segar, telur setengah matang aman dikonsumsi.
  • Jika Anda termasuk kelompok rentan atau telur tidak diketahui kebersihannya, pilih telur matang sempurna.

"Pada dasarnya, keduanya baik. Kuncinya adalah keseimbangan dan kebersihan. Jangan lupa cuci telur sebelum dimasak dan simpan di suhu dingin," pungkas Rina.

Sebagai catatan, telur yang dimasak setengah matang sebaiknya langsung dikonsumsi dan tidak disimpan terlalu lama. Sedangkan telur matang bisa bertahan lebih lama di lemari pendingin. Pilihan ada di tangan Anda, sesuaikan dengan kondisi kesehatan dan selera.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....