Dari Pelepas Lelah hingga Risiko Mental, Memahami Fenomena Bed Rotting

  • 19 Jun 2026 09:34 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong – Bed Rotting adalah kebiasaan menghabiskan waktu sangat lama di kasur tanpa aktivitas produktif nonton, scroll media sosial atau sekedar diam. Tren ini populer dikalangan Gen Z sebagai bentuk perlawanan terhadap tekanan untuk selalu produktif.

Hal ini terjadi saat merasa burnout atau kelelahan berat, Overwhelmed dan butuh jeda total dan tidak punya energi untuk melakukan hal lain.

Melansir Social Connect, beberapa psikolog menyebut bed rotting sebagai coping mechanism yang sah, selama dilakukan dengan sadar dan ada batas waktunya yang jelas.

Tanda kita melakukannya dengan sehat yakni dilakukan dengan sengaja bukan karena terpaksa, ada batas waktu yang jelas dan setelahnya kamu merasa lebih segar bukan makin berat.

Masalah muncul saat bed rotting bukan lagi pilihan sadar tapi kebiasaan yang sulit dihentikan. Otak yang terus merenung di kasur cenderung memperdalam pikiran negatif bukan melepaskannya.

Dampaknya adalah pola tidur terganggu, makin terisolasi dan enggan beraktivitas, rasa bersalah yang menumpuk dan bikin makin berat.

Kehilangan motivasi untuk bangkit, tidak mau melakukan hal yang biasanya disukai dan menarik diri dari lingkungan sosial adalah gejala klasik depresi.

Kalau bed rotting sudah jadi satu-satunya hal yang terasa mungkin dilakukan, itu adalah sinyal yang perlu didengarkan.

Bedanya kalau sehat berarti kita memilih rebahan dan merasa lebih baik setelahnya, sedangkan red flag artinya rebahan karena tidak punya energi untuk hal lain dan sudah berlangsung berminggu-minggu.

Kalau kita butuh istirahat itu valid. Ada cara yang lebih efektif untuk pulih tanpa risiko terjebak dalam lingkaran yang memperburuk kondisi mentalmu.

Yang bisa kita coba adalah Jalan-jalan singkat 10 menit diluar duangan, journaling atau baca buku sebagai pengganti scroll media tanpa arah dan habiskan waktu dengan orang yang buat kita merasa aman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....