Duduk 8 Jam Sehari Bisa Bikin Gula Darah Naik, Benarkah?

  • 18 Jun 2026 06:58 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Pada era modern, banyak orang menghabiskan sebagian besar waktunya dengan duduk, baik saat bekerja di kantor, belajar, maupun bersantai di rumah. Namun, kebiasaan duduk terlalu lama ternyata dapat berdampak buruk bagi kesehatan, termasuk meningkatkan kadar gula darah.

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa duduk selama sekitar delapan jam atau lebih setiap hari dapat mengganggu kemampuan tubuh dalam mengatur kadar glukosa. Saat tubuh kurang bergerak, otot-otot yang biasanya membantu menyerap gula dari aliran darah menjadi kurang aktif. Akibatnya, gula darah dapat tetap tinggi lebih lama setelah makan.

Menurut para ahli kesehatan, aktivitas fisik berperan penting dalam menjaga sensitivitas insulin. Insulin adalah hormon yang membantu memasukkan glukosa ke dalam sel untuk digunakan sebagai sumber energi. Ketika seseorang terlalu lama duduk, sensitivitas insulin dapat menurun sehingga tubuh membutuhkan lebih banyak insulin untuk mengendalikan kadar gula darah.

Risiko ini tidak hanya mengancam penderita diabetes. Orang yang sehat sekalipun dapat mengalami peningkatan risiko pra diabetes dan diabetes tipe 2 jika terbiasa menjalani gaya hidup minim aktivitas fisik. Selain itu, duduk terlalu lama juga dikaitkan dengan peningkatan risiko obesitas, penyakit jantung, dan gangguan metabolisme lainnya.

Kabar baiknya, dampak negatif tersebut dapat dikurangi dengan melakukan aktivitas ringan secara berkala. Berdiri, berjalan kaki selama beberapa menit, atau melakukan peregangan setiap 30 hingga 60 menit dapat membantu tubuh menggunakan glukosa dengan lebih efektif. Beberapa studi bahkan menemukan bahwa jeda aktivitas singkat mampu membantu menstabilkan kadar gula darah setelah makan.

Bagi pekerja kantoran atau mereka yang memiliki aktivitas duduk tinggi, para ahli menyarankan untuk menerapkan pola hidup aktif. Menggunakan tangga daripada lift, berjalan saat menerima telepon, atau melakukan olahraga ringan sebelum dan sesudah bekerja dapat menjadi langkah sederhana untuk menjaga kesehatan.

Meski duduk merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari aktivitas sehari-hari, penting untuk tidak membiarkan tubuh berada dalam posisi yang sama terlalu lama. Dengan rutin bergerak dan berolahraga, risiko kenaikan gula darah akibat duduk selama delapan jam atau lebih dapat diminimalkan.

Menjaga tubuh tetap aktif bukan hanya baik untuk kadar gula darah, tetapi juga untuk kesehatan secara keseluruhan. Karena itu, luangkan waktu untuk bergerak di sela-sela aktivitas agar tubuh tetap sehat dan bugar.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....