Mengenal Alopesia, Penyakit yang Menyebabkan Rambut Rontok
- 23 Mei 2026 09:58 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Alopesia adalah kondisi yang menyebabkan kerontokan rambut secara berlebihan, baik di kulit kepala maupun bagian tubuh lainnya. Kondisi ini dapat dialami oleh siapa saja, baik pria, wanita, maupun anak-anak. Tingkat keparahannya pun berbeda-beda, mulai dari rambut menipis hingga kebotakan permanen.
Salah satu jenis alopesia yang paling sering terjadi adalah Alopecia Areata. Pada kondisi ini, sistem kekebalan tubuh menyerang folikel rambut sehingga rambut rontok dalam bentuk lingkaran kecil di kepala atau area tubuh tertentu. Dalam beberapa kasus, rambut bisa tumbuh kembali, tetapi ada juga yang mengalami kerontokan berulang.
Selain alopecia areata, terdapat beberapa jenis alopesia lainnya, seperti:
Androgenetic Alopecia
Dikenal sebagai kebotakan pola pria atau wanita. Kondisi ini biasanya dipengaruhi faktor genetik dan hormon.
Alopecia Totalis
Menyebabkan seluruh rambut di kulit kepala hilang.
Alopecia Universalis
Bentuk paling parah yang menyebabkan hilangnya seluruh rambut di tubuh.
Gejala alopesia umumnya ditandai dengan rambut rontok secara tiba-tiba, munculnya area botak berbentuk bulat, kulit kepala terasa gatal, atau rambut menjadi mudah patah. Pada beberapa penderita, perubahan juga dapat terjadi pada kuku, seperti permukaan kuku yang kasar atau muncul garis-garis kecil.
Penyebab alopesia cukup beragam. Faktor genetik, stres berat, penyakit autoimun, perubahan hormon, efek samping obat, hingga pola hidup yang kurang sehat dapat memicu kondisi ini. Karena itu, penting untuk memeriksakan diri ke dokter apabila kerontokan rambut berlangsung terus-menerus.
Penanganan alopesia tergantung pada penyebab dan tingkat keparahannya. Beberapa metode yang umum digunakan antara lain obat penumbuh rambut, terapi kortikosteroid, terapi laser, hingga transplantasi rambut pada kasus tertentu. Menjaga pola makan sehat, mengelola stres, dan merawat rambut dengan benar juga dapat membantu mengurangi risiko kerontokan.
Meski tidak berbahaya secara langsung, alopecia sering memengaruhi rasa percaya diri penderitanya. Dukungan keluarga dan lingkungan sekitar sangat penting agar penderita tetap merasa nyaman dan percaya diri dalam menjalani aktivitas sehari-hari. (grace)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....