Polres Maybrat Ungkap Perkembangan Kasus Dugaan Penembakan 3 Warga

  • 14 Sep 2026 17:02 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong – Kepolisian Resor (Polres) Maybrat memastikan kondisi keamanan di wilayah Kabupaten Maybrat tetap kondusif. Di tengah situasi tersebut, aparat masih mendalami kasus dugaan penembakan terhadap tiga warga sipil di Kampung Ainod, Distrik Aifat Timur.

Hingga saat ini, polisi belum mengungkap perkembangan lebih jauh mengenai pihak yang diduga terlibat dalam insiden tersebut.

Kapolres Maybrat AKBP Jandry Denny Sairlela, S.I.K., M.M. mengatakan, proses penyelidikan masih berjalan dan belum ada informasi yang dapat disampaikan terkait dugaan pelaku.

“Untuk prosesnya masih dalam proses penyelidikan,” kata Jandry kepada wartawan di Aimas, Kabupaten Sorong, Senin 14 September 2026.

Di tengah proses penyelidikan, situasi di lokasi tempat kejadian perkara (TKP) disebut tetap aman. Aktivitas masyarakat juga berjalan seperti biasa.

Jandry mengatakan, masyarakat turut memberikan dukungan kepada aparat kepolisian dalam menjaga keamanan di wilayah tersebut.

“Situasi masih berjalan dengan baik. Semua aktivitas berjalan dengan baik. Untuk lokasi TKP situasi aman dan masyarakat juga menyokong kita dalam pelaksanaan,” ujarnya.

Pernyataan tersebut disampaikan untuk memastikan kondisi keamanan di wilayah Maybrat tetap terkendali setelah insiden dugaan penembakan yang menimpa tiga warga sipil.

Terkait kondisi tiga warga sipil yang sebelumnya dikabarkan telah kembali ke kampung halaman, Kapolres Maybrat menyebut pihaknya masih akan melakukan pengecekan.

Menurutnya, ketiga warga tersebut sebelumnya masih menjalani perawatan setelah insiden.

“Soal tiga orang itu nanti saya cek kembali. Kemarin baru keluar dan masih dalam perawatan,” kata Jandry.

Ia belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai kondisi terkini maupun kepastian kepulangan ketiga korban ke kampung halaman.

Mengenai perkembangan penyelidikan, termasuk dugaan keterlibatan pihak tertentu, Jandry menegaskan bahwa pihaknya masih berkoordinasi dengan Polda.

Informasi terkait dugaan pelaku belum dapat disampaikan kepada publik karena proses penyelidikan masih berlangsung.

“Itu nanti disampaikan. Sementara belum bisa kita sampaikan karena masih dalam proses penyelidikan,” tegasnya.

Kapolres Maybrat juga mengimbau masyarakat dan seluruh pihak untuk bersabar menunggu hasil penyelidikan serta tidak berspekulasi mengenai pihak yang diduga terlibat.

“Untuk dugaan pelakunya siapa, nanti,” pungkas Jandry.

Polres Maybrat memastikan penanganan kasus tersebut tetap berjalan, sementara kondisi keamanan di wilayah Kabupaten Maybrat terus dijaga agar tetap kondusif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....