Kasus Pelaku Rudapaksa Terhadap Anak Meningkat dan Pelaku Dari Keluarga Terdekat

  • 07 Jan 2025 15:17 WIB
  •  Sorong

KBRN,Sorong: Sepanjang tahun 2024 ditemukan 44 kasus kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur, yakni kasus rudapaksa terdiri dari pemerkosaan dan pencabulan anak di bawah umur, secara signifikan mengalami peningkatan yang terjadi di wilayah Kota Sorong, Papua Barat Daya.

Kanit PPA Satreskrim Polresta Sorong Kota PBD, Nelfince Rumbino. (NIR/RRI).

Hal ini dungkapkan oleh Ipda Nelfince Rumbino selaku Kanit PPA Satreskrim Polresta Sorong Kota bahwa 44 kasus tersebut, terdapat 35 kasus pemerkosaan dan yang sudah tuntas berjumlah 27 sedang 8 kasus masih dalam penyelidikan, selain itu ada 9 kasus pencabulan yang semuanya telah selesai.

"Dan salah satu faktor utama yaitu kurangnya pengontrolan dari pihak orang tua terhadap anak-anaknya dan ditahun 2024 mengalami peningkatan secara signifikan, parahnya lagi pelakunya berasal dari keluarga terdekat dari si korban, seperti ayah, kakak kandung, dan kerabat lainnya,”ungkapnya saat di konfirmasi media, Senin (6/1/2025).

Nelfince menambahkan jika peranan orang tua sangat penting dalam memberikan didikan dan perhatian serta pengawasan secara ketat terhadap mereka ini.

"Kami berharap orang tua dapat lebih memperhatikan dan melakukan deteksi dini terhadap potensi bahaya, dengan meningkatnya kasus kekerasan seksual terhadap anak, penting bagi masyarakat untuk lebih peduli dan berperan aktif dalam menjaga keselamatan anak-anak,”pungkasnya.

Untuk itu dirinya berharap kepada orang tua, agar dapat memberikan pemahaman dan lebih terbuka kepada anak-anaknya, sehingga mereka tidak mudah terpengaruh terhadap hal-hal yang dapat merusak dan merugikan diri sendiri serta masa depannya. (NIR).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....