Mengapa Fosil Dinosaurus Tidak Ditemukan di Indonesia
- 27 Mar 2026 16:04 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Dinosaurus adalah binatang raksasa dari zaman prasejarah yang termasuk kelompok reptilia Bumi (pemakan daging atau pemakan tumbuhan) yang sudah punah. Istilah dinosaurus (dinosaur) dipopulerkan pada tahun 1842 oleh Sir Richard Owen.
Menurut Good News From Indonesia, Dinosaurus berasal dari Bahasa Yunani ‘Deinos’ berarti mengerikan, kuat, hebat dan sauros ‘kadal’. Dinosaurus hidup pada masa mesozoikum. Mesozoikum merupakan salah satu zaman yang termasuk proses perkembangan bumi. Periode ini merupakan waktu dimana benua membelah menjadi dua benua yang lebih kecil.
Zaman Mesozoikum terbagi menjadi tiga bagian yakni triassic sekitar 252-201 juta tahun yang lalu, jurassic sekitar 201-145 juta tahun silam dan cretaceous sekitar 145 hingga 66 juta tahun yang lalu.
Dinosaurus diduga punah oleh hujan meteor yang terjadi pada 65 juta tahun yang lalu. Rentang waktu antara terbentuknya Kepulauan Indonesia dan punahnya dinosaurus ini sangatlah lama. Kepulauan Indonesia terbentuk saat dinosaurus telah punah.
Oleh karena kondisi itu, kemungkinan besar fosil dinosaurus tidak ditemukan di Indonesia. Para ahli juga memperkirakan bahwa dinosaurus menghindari kawasan khatulistiwa atau ekuator pada era mesozoikum karena keadaan wilayahnya yang panas.
Namun di wilayah Indonesia banyak ditemukan reptile laut purba seperti Mixosaurus, timorensis, Ichthtyosaurus, Ceramensis dan Globidens timorensis. Reptil laut purba tersebut hidup pada era Kenozoikum dan Kuarter.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....