Bukittinggi dan kisahnya sebagai Ibu Kota darurat Republika Indonesia

  • 06 Apr 2026 11:12 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong : Bukittinggi adalah salah satu kota kecil di Sumatera Barat yang punya peran penting dalam sejarah Indonesia. Meskipun ukurannya tidak terlalu besar, kota ini menyimpan banyak jejak masa lalu yang berharga.

Bukittinggi terletak di dataran tinggi wilayah Minangkabau dikelilingi pemandangan alam yang indah serta pegunungan yang menyejukkan. Kota ini berada pada ketinggian sekitar 900m diatas permukaan laut sehingga memiliki udara yang relative sejuk dibandingkan banyak daerah lain di Sumatra.

Melasir GNFI, pada masa kolonial Belanda Bukittinggi sudah dikenal sebagai pusat administrasi dan perdagangan di wilayah pedalaman Sumatra Barat.

Letaknya yang strategis membuat kota ini berkembang menjadi pusat kegiatan ekonomi dan pemerintahan di kawasan Minangkabau.

Pada masa kolonial, Belanda menamai kota ini Fort de Kock. Nama itu berasal dari sebuah benteng pertahanan yang dibangun untuk mengontrol wilayah Minangkabau setelah terjadinya konflik antara kaum adat dan kaum agama pada awal abad ke-19.

Benteng tersebut kemudian menjadi salah satu simbol awal perkembangan kota Bukittinggi yang sekarang masih bisa dikunjungi.

Peran Bukittinggi dalam sejarah Indonesia semakin menonjol ketika kota ini pernah menjadi pusat pemerintahan Republik Indonesia pada masa perjuangan kemerdekaan.

Pada akhir tahun 1948 ketika Belanda melancarkan agresi militer Belanda II dan berhasil menduduki Yogyakarta, situasi pemerintahan Indonesia menjadi sangat genting.

Dalam kondisi tersebut sejumlah pemimpin Indonesia membentuk Pemerintahan Darurat Republika Indonesia yang dipimpin oleh Sjafruddin Prawiranegara. Pemerintahan darurat ini berpusat di Bukittinggi dan wilayah sekitarnya.

Keberadaan pemerintahan darurat ini memiliki arti yang sangat penting. Dengan adanya struktur pemerintahan yang tetap berjalan, dunia Internasional dapat melihat bahwa Republika Indonesia masih eksis dan terus melanjutkan perjuangan melawan kolonialisme.

Bukittinggi menjadi salah satu pusat penting dalam mempertahankan keberlangsungan negara Indonesia pada masa yang sangat kritis.

Hingga saat ini Bukittinggi tetap dikenal sebagai kota yang kaya akan nilai sejarah dan budaya. Berbagai bangunan peninggalan masa lalu masih dapat ditemukan di kota ini mulai dari benteng, museum, hingga kawasan kota lama yang masih terjaga.

Melalui berbagai jejak sejarah yang dimilikinya Bukittinggi menunjukkan bahwa sebuah kota kecil dapat memiliki peran besar dalam membentuk identitas dan perjalanan suatu negara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....