Amalan I’tikaf untuk Mencari Lailatul Qadar, Ini Susunan Ibadah yang Bisa Dilakukan

  • 08 Mar 2026 22:44 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja- I’tikaf pada sepuluh malam terakhir Ramadan menjadi salah satu amalan yang dianjurkan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus meningkatkan peluang bertemu dengan malam Lailatul Qadar, malam yang disebut dalam Al-Qur’an lebih baik dari seribu bulan. Agar ibadah lebih terarah dan maksimal, berikut contoh rangkaian kegiatan atau jadwal amalan i’tikaf yang dapat dilakukan sepanjang malam hingga menjelang subuh.

1. Pukul 22.00 – Memulai I’tikaf dengan Dzikir

Pada awal malam, ibadah dapat dimulai dengan memperbanyak dzikir sebagai bentuk mengingat Allah SWT. Beberapa dzikir yang dapat dibaca antara lain:

  • Membaca “La ilaha illa anta” sebanyak 100 kali
  • Membaca “Subhanallah wabihamdihi” sebanyak 100 kali
  • Membaca “La hawla wala quwwata illa billah”
  • Membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW

Amalan ini bertujuan menenangkan hati sekaligus mempersiapkan diri untuk rangkaian ibadah berikutnya.

2. Pukul 22.30 – Tadarus Al-Qur’an

Setelah memperbanyak dzikir, kegiatan dilanjutkan dengan membaca Al-Qur’an atau tadarus. Beberapa amalan yang dapat dilakukan:

  • Membaca Al-Qur’an secara tartil
  • Membaca Surah Al-Mulk
  • Membaca ayat seribu dinar
  • Istirahat sejenak agar tetap kuat melanjutkan ibadah di sepertiga malam terakhir

3. Pukul 03.00 – Shalat Malam

Sepertiga malam terakhir menjadi waktu utama untuk melaksanakan berbagai shalat sunnah, di antaranya:

  • Shalat Taubat
  • Shalat Tahajud (Qiyamul Lail)
  • Shalat Hajat

Setelah shalat, dianjurkan memperbanyak dzikir, membaca Al-Qur'an atau Tadarus dan membaca doa yang diajarkan Rasulullah SAW untuk mencari malam Lailatul Qadar:

Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni

(Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan mencintai pemaafan, maka maafkanlah aku).

Doa ini dapat dibaca berulang kali, misalnya hingga 100 kali.

4. Pukul 04.00 – Sahur

Menjelang subuh, umat Islam dapat bersiap untuk sahur sebagai bagian dari ibadah puasa Ramadan.

5. Pukul 04.35 – Ibadah Subuh

Setelah sahur, rangkaian ibadah dilanjutkan dengan:

  • Shalat sunnah qabliyah subuh
  • Shalat subuh berjamaah
  • Sedekah subuh atau memperbanyak doa

Jadwal i’tikaf si atas merupakan contoh rangkaian amalan yang dapat dilakukan sepanjang malam dalam upaya meraih keberkahan Lailatul Qadar. Waktu pelaksanaan dapat disesuaikan dengan kondisi, aktivitas, serta waktu sahur dan waktu subuh di masing-masing daerah atau tempat. Yang terpenting adalah memaksimalkan sepuluh malam terakhir Ramadan dengan memperbanyak ibadah seperti dzikir, membaca Al-Qur’an, shalat malam, dan doa kepada Allah SWT.

Rekomendasi Berita