Motor Hilang di Depan Warung Babi Guling Gerokgak Pagi Hari

  • 11 Mar 2026 12:20 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Kasus pencurian sepeda motor kembali terjadi di wilayah Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng. Sebuah sepeda motor milik warga dilaporkan hilang setelah diparkir di depan warung makan babi guling di Banjar Dinas Batu Agung Timur, Desa Gerokgak, Selasa 10 Maret 2026 pagi.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 WITA. Motor yang diparkir di depan warung itu diketahui dalam kondisi kunci masih menempel di kendaraan saat ditinggal pemiliknya. Ketika karyawan warung kembali untuk membuka tempat usaha, kendaraan tersebut sudah tidak berada di lokasi.

Kasi Humas Polres Buleleng IPTU Yohana Rosalin Diaz menjelaskan bahwa kejadian itu pertama kali diketahui oleh karyawan warung yang datang lebih awal untuk menyiapkan operasional.

“Berdasarkan keterangan saksi, sepeda motor Honda Beat DK 3506 UN diparkir di depan warung dengan kondisi kunci masih terpasang. Saat saksi kembali sekitar pukul 06.30 WITA untuk membuka warung, kendaraan tersebut sudah tidak berada di tempat,” katanya, Rabu 11 Maret 2026.

Motor yang hilang diketahui berjenis Honda Beat warna hitam strip merah tahun 2015. Kendaraan tersebut sebelumnya digunakan oleh karyawan korban untuk berangkat bekerja sebelum diparkir di depan warung makan tersebut.

Dua orang saksi dalam peristiwa ini yakni Ni Luh Ariani (32) dan Ketut Sariani (46) yang merupakan karyawan warung milik korban Putu Ogik Sagita (35), warga Banjar Dinas Brongbong, Desa Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak. Setelah mengetahui kendaraan tidak ada di tempat, keduanya langsung menghubungi korban dan berupaya melakukan pencarian di sekitar lokasi, namun hasilnya nihil.

Akibat kejadian tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp12 juta. Kasus ini kemudian dilaporkan ke Polsek Gerokgak untuk penanganan lebih lanjut.

“Kasus ini sudah dilaporkan ke Polsek Gerokgak dan saat ini masih dalam proses penyelidikan,” ujar IPTU Yohana.

Polisi mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat memarkir kendaraan. Warga diminta tidak meninggalkan kunci pada kendaraan meskipun hanya dalam waktu singkat untuk mengurangi risiko pencurian.

Rekomendasi Berita