SMKN 1 Sawan Sukses Pukau Peserta BIRF 2026

  • 12 Mar 2026 18:05 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - SMKN 1 Sawan kembali dipercaya menjadi salah satu partner event international, Buleleng International Rhythm Festival (BIRF) 2026 yang berlangsung meriah dengan melibatkan peserta dari berbagai negara. Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari beberapa negara, yakni Thailand, Korea Selatan, Filipina, Bulgaria, Taiwan, serta sejumlah peserta lokal yang turut memeriahkan festival tersebut.

Festival yang digelar di lingkungan SMKN 1 Sawan ini menampilkan beragam pertunjukan seni Bali oleh para siswa siswi SMKN 1 Sawan. Para peserta disambut dengan tari Pendet dan Gopala masal yang sukses memukau para peserta BIRF 2026. Para peserta diantaranya ikut serta menari dan terlihat mengabadikan momen langka tersebut. Selain itu, kegiatan ini juga diisi workshop, peserta juga bisa melihat langsung seni mekidung, mejejahitan, hingga pasar tradisional Bali bernama Pasar Singapur yang memperkenalkan kerajinan serta menyuguhkan berbagai kuliner khas Buleleng.

Penampilan Tari Pendet masal dari Siswi SMKN 1 Sawan yang memukau peserta BIRF 2026

Kepala SMKN 1 Sawan, I Made Rasta menyampaikan bahwa penyelenggaraan BIRF menjadi kesempatan berharga bagi siswa untuk mengenal sekaligus belajar kekayaan budaya dunia, mempererat hubungan persahabatan antarnegara melalui seni dan budaya hingga pembentukan edu tourism.

"Kami menyebut kegiatan ini ruang belajar ketiga, laboratorium kreativitas, inovasi dan kewirausahaan. Disini anak-anak kami bisa mendapat pengalaman langsung berwirausaha sekaligus belajar budaya, berbaur dengan para tamu dari luar negeri," ujarnya

Salah seorang siswa SMK Negeri 1 Sawan, Putu Widiastini mengungkapkan kegiatan ini sangat bermanfaat bagi siswa terutama dalam mengembangkan jiwa kewirausahaan. Selain itu, itu Siswa kelas XI, Jurusan Akuntansi ini menyebut ia bisa mendapat pengalaman langsung untuk berkomunikasi dengan orang asing.

"Disini publik speaking kita juga dilatih, kita sering ketemu banyak, kita mau tidak mau harus fasih berbahasa Inggris supaya bisa memperkenalkan produk-produk kita" ucapnya.

Tak hanya pihak sekolah, antusiasme juga terlihat di wajah para peserta yang datang di Pasar Singapur. Mereka diajak berkunjung melihat berbagai kerajinan serta mencicipi berbagai jenis kuliner khas Buleleng.

Suna Moon, leader grup Korea Selatan menyebut kegiatan BIRF sangat terorganisir dengan baik sehingga pihaknya bisa menikmati seluruh rangkaian kegiatan mulai dari pertunjukan seni budaya hingga mencicipi kuliner tradisional. Ia mengatakan siap hadir pada festival berikutnya dan akan terus memperkenalkan budaya-budaya Bali di negaranya,

Group Leader Korea Selatan, Suna Moon saat berkunjung ke Pasar Singapur

"Budaya Bali sangat bagus, orang-orangnya baik, makanannya enak. Kami setiap hari bersenang-senang. I love Buleleng," ujarnya.

Buleleng International Rhythm Festival diharapkan dapat menjadi agenda budaya yang berkelanjutan sekaligus memperkenalkan potensi seni dan budaya daerah kepada masyarakat internasional. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk memperluas wawasan global melalui seni dan budaya.

Rekomendasi Berita