Puskesmas Serui Kota Hadirkan SIBER Tingkatkan Imunisasi Balita
- 07 Agt 2026 11:44 WIB
- Serui
RRI.CO.ID, Serui – Puskesmas Serui Kota menghadirkan inovasi pelayanan kesehatan bertajuk SIBER (Imunisasi Berjalan) sebagai upaya meningkatkan cakupan imunisasi bayi dan balita di wilayah kerjanya. Program yang mulai dikembangkan sejak tahun 2023 ini menjadi langkah inovatif untuk memastikan setiap anak memperoleh imunisasi dasar lengkap sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya vaksinasi.
Imunisasi merupakan salah satu upaya paling efektif untuk membentuk kekebalan tubuh terhadap berbagai penyakit menular seperti tuberkulosis (TBC), difteri, pertusis, tetanus, hepatitis B, polio, dan campak. Program ini berperan penting dalam menekan angka kesakitan, kematian, dan kecacatan pada bayi maupun balita. Idealnya, setiap bayi memperoleh imunisasi dasar lengkap sesuai jadwal hingga imunisasi campak sebagai imunisasi terakhir dalam rangkaian imunisasi dasar.

Namun, masih terdapat berbagai tantangan dalam pelaksanaan imunisasi. Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2023 mencatat sebanyak 14,5 juta anak di dunia belum memperoleh imunisasi (zero dose), dengan Indonesia berada pada peringkat keenam tertinggi, yakni sekitar 1,36 juta anak tidak menerima imunisasi dasar pada periode 2019–2023.
Berbagai faktor menjadi penyebab rendahnya cakupan imunisasi, mulai dari penolakan orang tua karena kekhawatiran terhadap efek samping, jadwal yang tidak sesuai, larangan dari keluarga, hingga kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai manfaat imunisasi. Selain itu, masih beredarnya berbagai informasi yang tidak benar atau hoaks mengenai vaksin turut memengaruhi kepercayaan masyarakat.
Melihat kondisi tersebut, Puskesmas Serui Kota menghadirkan SIBER (Imunisasi Berjalan) sebagai solusi inovatif yang mengombinasikan pelayanan langsung kepada masyarakat dengan pemanfaatan teknologi informasi. Program ini melengkapi inovasi SIRUP (Sertifikat Imunisasi Dasar Lengkap) sehingga pencapaian imunisasi setiap anak dapat dipantau secara lebih terintegrasi.
Melalui SIBER, petugas kesehatan tidak lagi hanya menunggu masyarakat datang ke fasilitas pelayanan kesehatan, tetapi secara aktif melakukan pendekatan jemput bola dengan mendatangi rumah-rumah bayi dan balita yang belum memperoleh imunisasi lengkap. Sebelum pelaksanaan, petugas melakukan pendataan dan pemetaan sasaran sebagai dasar penentuan prioritas kunjungan.
Keunggulan lain dari inovasi ini adalah pemanfaatan media digital melalui WhatsApp, Facebook, dan Instagram Puskesmas untuk menyampaikan jadwal imunisasi sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat. Penyuluhan juga dilakukan secara langsung di Puskesmas, Pustu, Posyandu, maupun saat kunjungan rumah sehingga orang tua dapat berkonsultasi langsung dengan tenaga kesehatan.
Program ini diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor dengan kader Posyandu, pemerintah kampung dan kelurahan, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk membangun dukungan bersama terhadap pentingnya imunisasi. Seluruh data hasil pelayanan juga diintegrasikan dengan program SIRUP dan dipantau secara berkala sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut.
Melalui inovasi SIBER, Puskesmas Serui Kota menargetkan meningkatnya cakupan imunisasi bayi dan balita, mencegah penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi, meningkatkan pengetahuan orang tua mengenai pentingnya vaksinasi, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta mengurangi pengaruh informasi yang keliru mengenai imunisasi.
Selain memberikan kemudahan akses bagi masyarakat, terutama yang berada jauh dari fasilitas kesehatan, program ini juga mampu menghemat waktu, memberikan kenyamanan melalui konsultasi langsung saat kunjungan rumah, serta menciptakan pelayanan yang lebih fleksibel sesuai kebutuhan masyarakat.
Dampak yang diharapkan dari pelaksanaan SIBER adalah semakin meningkatnya jumlah bayi dan balita yang memperoleh imunisasi dasar lengkap di wilayah kerja Puskesmas Serui Kota. Di sisi lain, pemahaman masyarakat mengenai manfaat vaksinasi diharapkan semakin baik sehingga kepercayaan terhadap program imunisasi terus meningkat dan anak-anak dapat tumbuh sehat serta terlindungi dari berbagai penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....